oleh

Gelar Pleno Terbuka, KPU Nganjuk Tetapkan Tiga Paslon

Nganjuk – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nganjuk kembali melakukan Pilkada, bertempat di Rumah Kendali Sadha, lima komisioner KPU melakukan pleno terbuka yang dihadiri para kandidat bakal pasangan calon (paslon) dengan dihadiri para petinggi partai politik pengusung.

 

Pleno itu digelar untuk menetapkan pasangan calon (paslon) yang bakal maju pada pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Nganjuk 27 Juni 2018 mendatang. Hasilnya, tiga pasangan calon ( paslon) bupati dan wakil bupati  ditetapkan sebagai peserta Pilkada Senin (12/02/2018).

 

Ketiga paslon yang telah ditetapkan adalah Paslon Novi Rahman Hidayat – Marhaen Djumadi (Novi-Marhaen), Siti Nurhayati – Bimantoro Wiyono (Hanung-Bima) dan Desy Natalia Widya – Ainul Yakin (Desy-Yakin). “Ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, telah kita tetapkan sebagai kontestan Pilbup Nganjuk, pada 27 Juni 2018 mendatang,” terang Yudha Harnanto,SH, Divisi Hukum KPU Nganjuk.

 

Sementara itu, Ketua KPU Nganjuk, Agus Rahman Hakim,SH mengatakan untuk selanjutnya KPU akan menggelar undian nomor urut paslon, Selasa (13/02/ 2018) “Besok kita akan melakukan undian nomor urut pasangan calon,” kata Agus.

Mengenai lokasi pengundian nomor urut, KPU Nganjuk memilih Gedung Balai Budaya Pemkab Nganjuk, “Sudah kita koordinasikan dengan Pemda, mengenai pengundian nomor urut paslon di Gedung Balai Budaya, rencana kita gelar pukul sembilan, kami harapkan semua tepat waktu agar pelaksanaan berjalan lancar,” jelas Agus Rahman.

 

 

Terkait dengan rencana pemantauan dana kampanye masing-masing paslon, Agus Rahman mengatakan   akan menunjuk akuntan publik untuk melakukan audit terhadap dana kampanye yang digunakan pasangan calon bupati dan wakil bupati. “Besaran dana yang digunakan paslon itu, akan diaudit oleh kantor akuntan publik yang ditunjuk oleh KPU,” tandasnya.

Selain itu, KPU Nganjuk juga akan menanggung beberapa item Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon pemilihan bupati dan wakil bupati. “Metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU berupa alat peraga kampanye, bahan kampanye dan debat publik,” pungkas Agus. (Adv)

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed