oleh

Pilkada, ASN Harus Netral, Plt Bupati Minta Intel Lakukan Pengawasan

Nganjuk- Plt Bupati Nganjuk KH Abdul Wachid Badrus berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Nganjuk pada ‘Pesta’ Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk 27 Juni 2018 mendatang bersikap netral.

Bahkan, Wakil Bupati dua periode tersebut secara tegas meminta agar jajaran intelkam, baik dari unsur Kepolisian Resort Nganjuk maupun Komando Distrik Militer 0810 Nganjuk turut serta melakukan pengawasan untuk mengontrol netralitas para abdi Negara tersebut.

“Jika ada aturan ASN tidak boleh memihak salah satu paslon, itu harus dilakukan dan dipatuhi. Saya minta para intel untuk ikut melakukan pengawasan,” kata Gus Wachid sapaan akrab Plt Bupati Nganjuk pada acara penanda tanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dan Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2018, di ruang Candi Lor Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Senin (12/02/2018).

Gus Wachid menegaskan agar ASN Pemkab Nganjuk harus benar-benar netral, tidak memihak kepada salah satu bakal calon. Selain itu, dalam sambutannya Gus Wachid berpesan agar masyarakat Anjuk Ladang memilih calon pemimpin, baik bupati maupun gubernur yang baik serta amanah.

Pada kesempatan itu, Gus Wachid juga mewanti-wanti jangan sampai masyarakat memilih pemimpin yang hanya bertujuan mencari kekayaan. “Kalau jual diri dengan menghambur-hamburkan uang, hampir pasti dia mencari balen (pemulihan). Orang pasti berfikir praktis untuk mengembalikan uang yang tengah dikeluarkan. Gak ada orang keluar duit tanpa ada tujuan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta dari berbagai elemen sepakat untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil secara efektif dan efisien. Pembacaan deklarasi diikuti secara langsung oleh Forpimda, perwakilan beberapa organisasi, LSM, Parpol, maupun tokoh agama.

“Demokrasi pada hakikatnya adalah kekuatan yang dibentuk oleh rakyat untuk memilih pemimpin. Karena itu jangan ada permainan maupun sesuatu yang melanggar aturan,” tandas Gus Wachid.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed