oleh

Diskusi Terbuka & Pelantikan Pengurus PWI 2017-2020 Nganjuk Digelar di Pendopo Pringgitan

Nganjuk- “Media massa sebagai sarana komunikasi massa secara sederhana memiliki fungsi, menginformasikan, mendidik, menghibur dan kontrol sosial” kalimat itu dilontarkan Agus Karyono wartawan Harian Duta Masyarakat saat menjadi moderator acara “Diskusi Terbuka” dengan tema “Medsos dalam kacamata Pers, Hukum dan Birokrat” di pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk usai acara pelantikan pengurus PWI Nganjuk periode 2017-2020, Rabu (07/03/2018)

Diskusi melibatkan para insan pers, Forpimda, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Kabupaten Nganjuk, dan sejumlah tokoh masyarakat. Adapun narasumber pada acara diskusi terbuka tersebut diantaranya, Eko Pamuji Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Lutfil Hakim (Pak Item) Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Jawa Timur, Ajun Komisaris Polisi Yogi Ardhi Kristanto Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Nganjuk dan Drs Supiyanto MM Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Pada sesi pemaparan, Lutfil Hakim menjelaskan bagaimana posisi media sosial (medsos) jika dibandingkan dengan media massa, “Kalau media sosial bukanlah produk jurnalistik. Dinamakan produk jurnalistik itu setelah melalui rangkaian penyaringan, sehingga berita-berita yang ditampilkan oleh sebuah perusahaan media itu sudah melalui penyaringan terlebih dahulu, kalau medsos seperti facebook misalnya, mau menulis atau mengupload apa saja (gambar atau video) itu dari individu atau group tanpa melalui proses penyaringan karena memang bukan produk jurnalistik,” jelasnya.

Senada juga dipaparkan oleh AKP Yogi Ardhi Kristanto, pada sesi pemaparan secara gamblang perwira polisi tersebut menjelaskan bagimana dampak yang akan dialami, jika seseorang menggunakan medsos secara tidak benar, “Akhir-akhir banyak laporan masuk mengenai korban medsos, mulai ditipu hingga masalah yang mengarah ke pornografi, jadi kami harapkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam meggunakan media sosial, jangan sampai menjadi korban atau pelaku yang nantinya akan berhadapan dengan hukum, karena Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) itu ancaman hukumannya tidak main-main,” jelasnya.

Sedangkan, Drs Supianto MM memiliki kaca pandang berbeda, menurutnya medsos merupakan sarana informasi positif, degan medsos masyarakat lebih cepat menyampaikan informasi ke pemerintah daerah, “Sekarang inikan eranya sudah lain, kalau kacamata birokrasi lebih memilih kacamata ‘putih’ dibandingkan kacamata ‘hitam’. Dengan media sosial pemerintah daerah lebih cepat mendapat informasi, misalnya ada jalan rusak ditanami pohon pisang, sebelum media menulis medsos sudah lebih dulu menginformasikan, hal itu nantinya akan kita sampaikan ke dinas atau OPD terkait agar segera ditangani, jangan menunggu sampai jatuh korban baru dilakukan perbaikan,” katanya.

Secara umum proses pelantikan pengurus PWI Nganjuk berjalan lancar, Dimulai dengan tari-tarian kemudian, pembukaan, menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan-sambutan hingga penutup doa.  Andik Sukaca dari Koran Memo dilantik sebagai Ketua, Sri Widyastuti (Asty Hanifa) dari Bayu TV sebagai Sekretaris dan Bambang Dwi Julianto Harian Bangsa sebagai Bendahara.

Berikut nama-nama pengurus PWI Nganjuk periode 2017-2020

KETUA : Andik Sukaca (Koran Memo)

Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan : Agus Karyono (Duta Masyarakat/Akurasinews.com)

Wakil Ketua Bidang Organisasi : Bagus Jatikusumo (TV 9/AGTV)

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan  Pelatihan : Muji Hartono ( Koran Memo)

SEKRETARIS : Sri Widyastuti ( Bayu TV)

Wakil Sekretaris : Sukamto/Pakde Kamto (Pledoi.com)

BENDAHARA : Bambang Dwi Julianto (Harian Bangsa/Bangsaonline)

Wakil Bendahara : Jumiati (Mega Pos)

SEKSI-SEKSI

Program, Kerja & Advokasi : Panji Lanang Satriadin (matakamera.net)

Hubungan Antar lembaga dan Pendidikan Pelatihan : Romza (TV One/factualnews.co)

Pengembangan Sumber Daya Anggota : Agus Tri. W (TVRI)

Pemuda dan Olahraga : Endy Wahyu P (Mega Pos)

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed