oleh

Waduh..!!! Belum Setahun Dicor, Jalan Banyuasin Ambles

Jombang – Waduh..!!! Belum juga genap satu tahun jalan di Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang dicor, sudah ambles kurang lebih 15 meter pada awal bulan maret kemarin. Diduga amblesnya jalan dengan lebar 1,5 meter itu dikarenakan proses pembangunanya asal-asalan.

“Saat jalan ini ambles, kondisi cuaca sedang hujan. Tanah di dusun ini memang labil (gerak), apalagi kalau terkena air,” ungkap Kepala Dusun Banyuasin, Suladi kepada awak media, Senin (05/03/2018).

Amblesnya jalan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada tembok penahan jalan maupun tiang listrik PLN. Suladi mengatakan temuan awal pertama saat warga melaporkan kepada Lurah dan memasang tanda peringatan di sepanjang akses jalan menuju Desa Kromong.

“Ada tiga ruas jalan di dusun kami, ada yang menuju ke wilayah Sambeng (Lamongan) dan ada juga yang ke Dawar (Mojokerto). Dusun Banyuasin memang berbatasan dengan dua daerah itu, tapi untuk yang rusak ini adalah jalan menuju Kromong,” imbuhnya.

Informasi dilokasi, Jalan tersebut dibangun pertengahan tahun 2017 dengan menggunakan anggaran Dana Desa. Sementara, Kades Kromong, Aman baru mengetahui esoknya setelah mendapatkan laporan perihal kerusakan jalan tersebut.

Kemudian, pada selasa (06/03/2018) pihaknya bersama Kapolsek Ngusikan, AKP Sumiran dan Danramil Ngusikan, Kapten Samsul, langsung melakukan pengecekan yang terjadi pada kondisi jalan untuk melakukan solusinya supaya warga bisa melintas kembali. “Siang tadi kami ke lokasi, Sudah kami cek kondisi jalan yang rusak, dan ini murni bencana alam. Saat ambles kondisi cuaca memang hujan,” jelasnya.

Aman menyimpulkan bahwa ada beberapa indikator kerusakan yang terjadi di lokasi itu karena bencana alam. salah satunya ambles mencapai empat meter dengan ketebalan jalan mulai dari lantai beton hingga tanah uruk, Menurutnya tidak sampai sedalam itu. “Kami sudah melapor ke BPBD dan Dinas Permukiman kalau rusaknya jalan ini karena bencana alam,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Ngusikan Anjik Eko Saputro, juga membenarkan jalan yang ambles itu dibangun pada pertengahan 2017 dan menggunakan Dana Desa. “Setelah kami cek, jalan itu rusak karena tanahnya longsor. Untuk saat ini sudah dipasang tanda peringatan supaya warga yang melintas berhati-hati,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman, Ahmad Rofiq Ashari, menyebutkan sudah menerima laporan terkait kejadian itu, langkah perbaikan juga sebagai tindak lanjut setelah pihaknya berkoordinasi dengan BPBD.

“Kami sudah menerima laporan dari pemerintah desa setempat melalui surat, lalu surat itu kami follow up ke BPBD. Namun pihak BPBD saat ini sedang konsentrasi dengan penanganan banjir,” ujarnya, Selasa (06/03/2018).

Menurutnya, Dinas Perkim yang bisa melakukan perbaikan jalan tersebut. perbaikan jalan hanya bisa dilakukan dengan mengusulkan ke P-APBD 2018, sebab untuk awal tahun ini, sudah tidak ada ploting anggaran untuk kegiatan apapun.

“Pihak BPBD juga sudah memberi penjelasan kepada kepala desa. Akan kami usulkan di APBD perubahan, mudah mudahan bisa masuk,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed