oleh

Wakultas, Sarana Edukasi Tertib Berkendara Satlantas Polres Jombang

Jombang – Satuan Lalu Lintas Polres Jombang menggunakan media wayang kulit untuk menarik perhatian para pengguna jalan agar lebih memperhatikan peraturan lalu lintas yang disosialisasikan ke masyarakat dalam Operasi Keselamatan Semeru 2018.

Pantauan akurasinews.com di Traffic Light (TL) simpang empat Kebon Rojo Jombang, sejumlah anggota Satlantas Polres Jombang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Lalulintas Polres Jombang, Ajun Komisaris Polisi Inggal Widya Perdana mengkampanyekan peraturan lalu lintas kepada pengendara ketika lampu TL menyalah merah.

Wayang yang dimainkan oleh seorang dalang dari  Kepala Unit Dikyasa Satlantas Polres Jombang, Ipda Sartono, secara lugas memberikan imbauan soal peraturan lalu lintas melalui media wayang kulit. Adapun beberapa imbauan yang disampaikan salah satunya mengenai rambu-rambu lalu lintas yang melarang pengguna jalan menerobos lampu merah dengan langsung berbelok ke kiri.

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Inggal mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan agar seluruh pengguna jalan lebih memperhatikan imbauan yang disampaikan dengan penyampaian melalui media Wayang Kulit Lalu Lintas (Wakultas).

“Dengan media wayang kulit ini diharapkan bisa menarik perhatian masyarakat, banyak pesan yang kita sampaikan, dari rambu-rambu yang ada di wayang kulit ini,” ungkapnya saat diwawancarai awak media, Minggu (11/03/3018).

Dipilihnya wayang kulit sebagai media penyampaian imbuan keselamatan, Kasat Lantas Polres Jombang juga menambahkan wakultas merupakan media yang sangat tepat sebagai sarana edukasi, karena wayang kulit adalah bagian dari kearifan lokal di masyarakat Kabupaten Jombang.

“Ya ini kearifan lokal yang harus kita lestarikan. Kalau wayang kulit adalah bahasa universal, maka kita harus bisa menginput hal-hal yang bersifat edukasi melalui media-media yang atraktif seperti itu,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed