oleh

Ditahan Imbang Sumbersari FC, Minggu Depan PSID Jajal U 19 Arema Malang

Jombang – Uji coba Pertandingan Persatuan Sepakbola Indonesia Djombang (PSID) menjamu Klub Sepak Bola dari Malang, Sumbersari FC di Stadion Merdeka Jombang, berlangsung cukup ketat dengan hasil skor kosong-kosong.

Pertandingan kali ini disaksikan puluhan ribu suporter militan dari PSID Jombang yang berjuluk Kebo Kicak dengan sebutan Jomber. Semangat Jomber menambah energi pemain PSID Jombang yang terus menyerang dari menit pertama hingga akhir pertandingan, meskipun dalam uji coba melawan Sumbersari FC terlihat cukup keras, sampai wasit mengeluarkan satu kartu merah di kubu tuan rumah.

Manager PSID Jombang, H Juliono mengatakan, untuk saat ini Timnya sudah ada perubahan yang signifikan dari uji coba sebelumnya jika dibandingkan ketika berlaga melawan Tim dari Mojokerto kemarin. Skor kacamata pertandingan sekarang memang cukup bagus dikarenakan Tim dari Kota Malang Sumbersari FC lebih berkualitas dari Tim sebelumnya yang bertandang di Jombang.

“PSID Jombang sekarang banyak perubahan, meningkatnya Tim didukung oleh lawan-lawan yang berkualitas, seperti halnya Tim Sumbersari FC jika dibandingkan dengan Tim sebelumnya Gen B Mojokerto, Tim dari Malang ini lebih berkualitas dan minggu depan PSID akan melakukan uji coba lagi melawan U19 Arema Malang,” ungkap Juliono saat ditemui awak media usai pertandingan, Minggu (11/03/2018)

Menyambut Kompetisi Liga 3 Regional yang nantinya akan bergulir. Manager Juliono bersama Pelatih PSID memberikan mengimbau para pemain untuk selalu fokus disetiap pertandingan dan pertandingan melawan U19 Arema Malang minggu depan juga sekaligus sebagai ajang memilah pemain. “Dengan melakukan uji coba lagi minggu depan, nanti kita akan segera evaluasi untuk pemain yang kurang bagus, dan kita rilis untuk segera mengganti,” tegasnya.

Sementara itu, Pelatih PSID Jombang, Heru Sunarno mengungkapkan jika melihat dari skor imbang tanpa gol kali ini, ia merasa para pemain harus bisa lebih fokus lagi untuk mempersiapkan diri sebelum dimulainya kompetisi selanjutnya. Menurutnya dalam hasil pertandingan tersebut cukup mengecewakan, seharusnya bermain dikandang itu tidak boleh sampai imbang dan harus meraih kemenangan.

“Kita harus wajib menang kalau bermain dikandang, dan terus terang masih banyak yang akan kita benahi terutama mental, karena belum bisa stabil, seperti kemarin bagus dan sekarang jelek,” ujarnya.

Pelatih Heru juga menjelaskan atas dikeluarkannya kartu merah dari PSID nomor 20, Aan Andrianto berposisi bek kiri dan kerasnya dalam suatu pertandingan sangatlah manusiawi, tapi tetap terpantau bagaimana di suatu pertandingan tidak boleh ada yang keluar dan itu bisa merugikan Tim.

“Kerasnya dipertandingan itu adalah manusiawi. Bagaimana pun untuk pemain, mendapat kartu merah itu seharusnya tidak boleh sampai terjadi dipertandingan, yang mana di satu sisi akan merugikan Tim,” imbuhnya.

Selain itu, bertandang di Stadion Jombang Tim Sumbersari FC yang dilatih oleh FX Yanuar dari kota Malang yang sudah mempersiapkan formasi 4-2-3-1 tidak membuahkan gol sama sekali di laga uji coba tersebut, Menuruntnya bertandang melawan PSID Jombang pihaknya lebih bermain bertahan dan para pemain sudah menjalankan semuanya dengan baik seperti yang difokuskan di Liga 3 nanti.

Dalam laga tandangnya di Jombang, Pelatih FX Yanuar sangat salut sekali kepada suporter Jomber PSID, yang mana dari awal hingga akhir pertandingan tak henti-hentinya menyanyikan yel-yel untuk Tim kebanggaannya dan militansinya suporter Jombang tak sama saat timnya bertandang uji coba di tim-tim lain.

“Salut sekali saya dengan militansi mereka (Jomber), saat saya lihat ada suporter lain yang naik diluar stadion disuruh turun dan tidak boleh masuk lewat situ, hal itu patut dicontoh bagi suporter-suporter tim lainnya,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

 

Komentar

News Feed