oleh

‘Pesta’ Sabu, 3 PL Bertato Dibekuk

Jombang – Tiga wanita pemandu lagu (PL) dengan tubuh penuh tato, dibekuk oleh tim Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Jombang, saat berpesta kristal sabu dirumah kos milik PL berinisial LN (27) Jalan Kapten Tendean Dusun Ngesong RT 19/RW 03 Desa Sengon Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Penangkapan tiga PL bertato berinisial WI (20) warga Keluraan Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang, NNA(19) warga Kelurahan Kepatihhan, Kecamatan/Kabupaten Jombang dan DLS (30) warga Desa Keraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, merupakan hasil penyelidikan petugas selama satu minggu terakhir.

“Tiga Ladies café (PL,red) ini ditangkap pada hari Minggu (11/03/2018) malam pukul 23.10 WIB. Saat penangkapan di rumah kos satu wanita berhasil kabur lewat jendela bernama Leni selaku pembeli narkoba jenis sabu-sabu,” ungkap Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Jombang, Ajun Komisaris Polisi Hasran, kepada akurasinews.com via seluler, Senin (12/03/2018).

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Hasran mengungkapkan, dari pantauan kepolisian, ketiga tersangka merupakan pengguna lama dan salah satu pemakai adalah seorang residivis yang pernah ditahan selama 8 bulan tentang penyalagunaan narkoba.

“Dari salah satu ketiga pemandu yang diringkus juga pernah ditahan oleh polres jombang dengan kasus yang sama. Keempat PL saat berpesta sabu membeli dengan patungan sebesar tiga ratus ribu untuk memperoleh sabu sebanyak 1 gram seharga satu juta dua ratus ribu rupiah,” jelasnya.

Dari tangan mereka, petugas Satresnarkoba berhasil menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu paket sisa sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik klip warna bening seberat 0,30 gram dan seperangkat alat hisap sabu yang sudah terakit sebagai bong.

“Kita juga menyita satu buah pipet kaca dalam keadaan pecah diduga ada sisa sabu, dua buah sedotan plastik sebagai scrop, satu pack sedotan plastik, satu buah korek api warna kuning sebagai kompor dan satu buah gunting warna hitam sebagai pemotong sedotan untuk alat hisapnya,” tegasnya.

Kini ketiga pemandu lagu itu ditahan di Mapolres Jombang dan satu PL yang melarikan diri masih dalam pengejaran polisi.“Mereka terbukti melanggar Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) tentang Narkoba, dengan masa hukuman penjara selama empat tahun,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed