oleh

KPU Serahkan BK Kepada Liaison Officer Ketiga Paslon

Nganjuk- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk menyerahkan Bahan Kampanye (BK) kepada  Liaison officer (LO) tiga pasangan calon (Paslon) Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) di halaman kantor KPU Jalan Widas Kelurahan Begadung Kota Nganjuk, Rabu (14/03/2018)

“Tadi pukul delapan tiga puluh menit BK (Bahan Kampanye) kita serahkan ke LO masing-masing paslon dalam kondisi masih berada di atas truk. Setelah dilakukan pengecekan dan tanda tangan serah terima, BK langsung dibawa ke posko masing-masing paslon,” ujar ketua KPU Nganjuk Agus Rahman Hakim SH dikonfirmasi akurasinews.com

BK yang telah diserahkan, lanjut Agus Rahman terdiri dari leaflet, flyer dan poster. Ketiga paslon menerima dalam jumlah sama yakni untuk leaflet berjumlah 359.2017 lembar di packing menjadi 99 coli, masing masing coli berisi 3600 plus satu coli beriusi 2.807 lembar.

“Untuk flyer jumlahnya sama, hanya beda cara packingnya, dimana flyer dikemas menjadi dua puluh lima coli, masing-masing coli berisi empat belas ribu lembar plus satu coli berisi sembilan ribu dua ratus tujuh lembar,” jelasnya.

Jika leaflet dan flyer jumlahnya sama, lanjut Agus Rahman berbeda dengan poster, untuk poster masing-masing paslon mendapat 25.145 lembar yang di packing atau dibendel mejadi 50 coli, “Masing-masing coli berisi lima ratus lembar plus satu coli berisi seratus empat puluh lima lembar,” terangnya.

Apabila, kata Agus Rahman lagi, paslon merasa jumlah BK yang diserahkan masih kurang, KPU memberikan kebebasan kepada ketiga paslon untuk menggandakan semua jenis BK yang telah diterima dengan batasan maksimal 100 persen, “Meskipun leaflet dan flayer sudah kita cetak sesuai dengan jumlah kepala keluarga (KK) di Kabupaten Nganjuk, namun kalau paslon ingin menggandakan boleh maksimal seratus persen dan itu juga harus dilaporkan ke KPU,” paparnya.

Jika BK boleh digandakan sampai 100 persen, berbeda dengan Alat Peraga Kampanye (APK), karena setiap paslon hanya diberi 5 baliho dan umbul-umbul, paslon diperbolehkan menggandakan APK hingga 150 persen, “ Kalau untuk APK, paslon boleh menggandakan hingga seratus lima puluh persen, dan tetap melaporkan ke KPU akan di pasang di titik mana saja,” pungkas Agus Rahman.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed