oleh

Bersama Dirjen Kemenkeu, DPR RI HM Suryo Alam Kawal Skema “DD” Padat Karya

Nganjuk – Bersama dengan Direktur Jendral Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI Dr. Boediarso Teguh Widodo, ME Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Dapil Jawa Timur VIII H. Mohammad Suryo Alam, A.K., M.B.A melakukan kunjungan kerja (Kungker) ke Bumi Anjuk Ladang untuk mengawal skema Dana Desa (DD) Padat Karya Tunai untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Kedatangan politisi Partai Golongan Karya bersama Direktur Jenderal Kemenkeu RI tersebut disambut langsung oleh Plt Bupati Nganjuk K.H. Abdul Wachid Badrus, M.Pdi., beserta jajaran di Pendopo Kabupaten Nganjuk pada Kamis, (15/03/2018).

“Kami ingin memberikan tambahan bekal, bagaimana tata cara penggunaan Dana Desa untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk,” ujar HM Suryo Alam kepada awak media.

Sementara itu, menurut Boediarso Teguh Widodo mengatakan, Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu daerah yang lebih dulu mendapat kucuran DD, untuk itu kita lakukan pengawalan, agar skema DD Padat Karya ini berjalan sesuai dengan yang telah ditentukan.

“Untuk Kabupaten Nganjuk dana desa tahap satu sudah dicairkan, ini bagus sekali mengingat banyak daerah yang belum mencairkan, artinya, lebih cepat pencairan maka pelaksanaan kegiatan juga lebih cepat, dampaknya akan langsung terasa di masyarakat, maka dari itu diseminasi ini adalah kesempatan kita untuk memberi informasi kepada para Kepala Desa bagaimana tata cara yang baik untuk mengelola dana desa tersebut,” terangnya.

Dengan skema Padat Karya Tunai, kata Boediarso, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja, dengan begitu warga akan mendapat pekerjaan dan penghasilan, daya beli jadi meningkat, permintaan barang dan jasa pun meningkat. “Faktor-faktor tersebut yang nantinya akan memutar roda ekonomi desa, dan menimbulkan dampak luar biasa untuk menumbuhan kemajuan desa,” katanya mempaparkan sembari menambahkan menambahkan untuk saat ini di seluruh indonesia, dana desa yang sudah tersalur sekitar Rp 7,2 triliun dari Rp 12 triliun.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Nganjuk K.H. Abdul Wachid Badrus menyampaikan terimakasih, sangat senang dan bersyukur atas kedatangan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Dr. Boediarso Teguh Widodo, ME, dan  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil Jawa Timur VIII dari Fraksi Golkar H. Mohammad Suryo Alam, A.K., M.B.A.

“Ini berarti sekali bagi kami, kedatangan beliau-beliau ini menunjukkan adanya dukungan sepenuhnya kepada kami, khususnya para kepala desa, agar bisa melaksanakan program dana desa dengan transparan dan bertanggungjawab,” ungkap Gus Wachid sapaan akrab Plt Bupati Nganjuk.

Plt Bupati berharap dana desa bisa aman tersalurkan, dan digunakan dengan baik untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan Kabupaten Nganjuk., “Saya berharap, kepala desa segera melaksanakan pembangunan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan, mengingat sesuai keterangan dari Kemenkeu RI tahap pertama sudah dicairkan,” harap Gus Wachid.

Secara umum, rangkaian acara diseminasi berjalan dengan lancar, dibuka dengan pemukulan gong oleh Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Dr. Boediarso Teguh Widodo, ME. Diteruskan dengan  meninjau produk-produk unggulan Bumdes Kabupaten Nganjuk bersama HM Suryo Alam serta para pejabat dengan didampingi Plt Bupati Nganjuk.

Dalam acara tersebut hadir pula Direktur Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah Lisbon Sirait, S.E., M.E., sebagai penyelenggara kegiatan Desiminasi Dana Desa di Kabupaten Nganjuk, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk Ir. Agoes Soebagijo, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Drs. Puji Santoso, dan pejabat pemerintahan lingkungan Kabupaten Nganjuk, serta tamu undangan yang terdiri dari seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Nganjuk. (*)

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed