oleh

Transaksi 5,82 Gram Sabu, Seorang Wanita Dibekuk BNN Nganjuk

Nganjuk- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nganjuk membekuk seorang wanita yang diduga sebagai pengedar sabu-sabu di wilayah Kabupaten Nganjuk. Pengedar itu diketahui bernama Nurita (26) warga Desa Mrayan Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo.

Dari penangkapan tersebut petugas mengamankan Kristal sabu dengan berat 5,82 gram yang dikemas dalam plastic klip dan dimasukkan kedalam bungkus rokok. “Pelaku memperoleh sabu-sabu dari seseorang berinisial D, diduga dia (D,red) memiliki sabu-sabu hingga hitungan kilogram,” jelas Kepala BNN Nganjuk, Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Irianto, kepada awak media. Kamis (22/03/2018)

Pelaku, lanjut AKBP Agus Irianto merupakan jaringan baru di Bumi Anjuk Ladang, dan saat ini penangkapan tersebut terus dilakukan pengembangan. “Ketika ditangkap, pelaku hendak melakukan transaksi sabu didepan minimarket wilayah Kecamatan Baron tepatnya di jalan Raya Surabaya Madiun,” paparnya.

Nurita diduga pengedar kristal sabu antar kota. Dia beraksi di sejumlah kota, antara lain Madiun, Mojokerto, hingga Surabaya. “ Saat ini kita masih melakukan pengejaran, masih kita buru bandar sabunya,” jelas AKBP Agus Irianto.

Kepada awak media Nurita mengaku selama ini hanya sebatas menjadi pengguna narkoba saja. Dia juga mengaku baru pertama kali ini melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu.  “Saya hanya sebagai pengguna. Baru pertama kali ini mengedarkan. Waktu transaksi barangnya (sabu-sabu) disimpan dalam bungkus rokok,” katanya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 ayat 1 atau pasal 312 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Pelaku dijerat dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara (*)

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed