oleh

Taklukkan Arema U 19 dan Persik Kediri, PSID Bakal Jajal Persebaya U19

Jombang – Jelang turun di Kompetisi remi Liga 3 Regional Jawa Timur yang akan berlangsung beberapa minggu lagi, PSID Jombang terus digeber dengan laga persahabatan melawan klub-klub berpengalaman di Liga Indonesia. Sebelumnya Arema U19 ditaklukkan dengan skor tipis 1-0, kali ini giliran Persik Kediri menelan hasil yang sama, saat bertamu di Stadion Merdeka, Jombang, Sabtu (24/03/2018).

TENDANGAN BEBAS : Pemain Persik Kediri berusaha melakukan tendangan jarak jauh setelah tertinggal 1 : 0 di babak pertama (Saha)

Gol tunggal klub besutan Heru Sunarno dicetak melalui ‘titik’ putih di laga ini pada menit ke-34 usai pemainnya dijatuhkan oleh kiper tim berjuluk ‘Macan Putih’ saat berduel didalam kotak pinalti Persik. Berkat gol pinalti pemain bernomor punggung 15, Muhammad Fauzani ini, Tim berjuluk ‘Laskar Kebo Kicak’ tersebut sukses menutup babak pertama.

Pada babak kedua, PSID Jombang berupaya menambah gol dengan menggencarkan serangan. Namun Persik Kediri yang pernah menjuarai dua kali Divisi Utama Indonesia, juga sama-sama meningkatkan serangan. Beberapa kali PSID Jombang nyaris membobol gawang tim tamu melalui serangan sayap. Skor 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah bertahan hingga peluit akhir laga dibunyikan.

SENGIT : Pertempuran sengit didepan mistar gawang, saling adu heading antara pemain Persik Kediri VS PSID Jombang (Saha)

Pelatih Persik Kediri, Alfian menyatakan laga uji coba perdana kali ini hanya menurunkan pemain-pemain seleksi yang rata-rata kelahiran dua ribuan, tim tersebut nantinya akan terjun di Piala Indonesia maupun di Liga 3 Nasional. Menurutnya dengan memakai formasi 4-3-3 pada laga persahabatan ini permainan para pemainnya cukup bagus, meskipun ada sedikit kesalahan.

“Kesalahan yang mendasar passing dan tadi sebenarnya ada kesalahan fatal juga saat penjaga gawang blunder. Tapi secara keseluruhan permainan anak-anak bagus, disiplin, untuk saat ini kita fokus piala Indonesia dan liga tiga Nasional, bagi persik harus mencari pemain dibawa U23, otomatis kita mencari bibit baru,” ungkapnya ditemui di ruang ganti pemain Persik Kediri di Stadion Merdeka, Jombang.

MENYERANG : Pemain PSID Jombang terus melakukan tekanan di depan mistar gawang Persik Kediri (Saha)

Hal serupa juga disampaikan oleh Pelatih PSID Jombang, Heru Sunarno, pada laga uji coba melawan klub berpengalaman Persik Kediri yang mengangkat Piala Gubernur Jatim sebanyak lima kali, mengaku para pemain sudah bisa tampil maksimal dan sudah bisa mengimbangi tim lawan, meskipun dibabak kedua dimenit-menit terakhir sering tertekan, alhasil skor tipis 1-0 tetap bertahan hingga akhir laga.

“Skema sudah berjalan sesuai rencana, di babak pertama sangat luar biasa anak-anak bisa mengimbagi akhirnya terjadi gol, hanya sekarang lagi-lagi penyakit lama ketika skema sudah berjalan, pada babak kedua kondisi konsentrasi menurun hingga tertekan di menit akhir disitu masalahnya,” jelasnya.

FORMASI : Para pemain PSID membentuk formasi berbaris untuk menahan tendangan pemain Persik Kediri (Saha)

Bersama-sama memakai formasi menyerang 4-3-3 hingga dua kali 45 menit berakhir, Pelatih Heru mengatakan tak ada perubahan formasi pada laga tersebut, hanya sering menganti pemain berbeda di laga ini.

Menurut Heru, menjamu Persik Kediri tidak mudah, mereka lebih berpengalaman jika dibandingkan dengan PSID. “Tak ada perubahan formasi, kita hanya menaruh beberapa pemain saja yang tipenya berbeda gitu aja. Untuk tim lawan bagus mereka dari liga dua otomatis lebih pengalaman dari anak-anak PSID, jadi akan berprospek untuk kedepan,” imbuhnya.

PELUIT PANJANG : Tiupan peluit panjang wasit disambut sujud sukur para pemain PSID Jombang setelah berhasil menaklukkan Persik Kediri dengan skor 1 : 0 (Saha)

Sebelum dimulainya Kompetisi remi Liga 3 Regional Jatim yang akan dilangsungkan mulai 1 April hingga Agustus 2018. PSID Jombang akan kembali melakukan laga uji coba melawan Persebaya U19 minggu depan dan dia berharap para pemain tetap fokus pada pertandingan. “Saya harap tetap ada progres sekali lagi, agar mereka tetap fokus pada pertandingan, sehingga dimenit-minit akhir pertandingan tidak turun konsentrasi,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed