oleh

Adiyudha Suryo Alam, Putra Terbaik Bangsa, Raih Gelar Doktor di Tokyo Institute of Technology

Tokodai-  Prestasi luar biasa diraih Adi Yudha Sadono, salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang berhasil meraih , Doctor Engineering, Physical Electronic, Renewable Energy, plus Extra honor in Co-Creative Education Environment and Energy Science full 10 years scholarship including 1 year preparation di  Tokyo Institute of Technology Tokodai Jepang.

Pria kelahiran 19 Oktober 1989 adalah putra kedua pasangan H. Mohammad Suryo Alam Ak,MBA dan Hj Gunarsih Tri Riyanti Ak,MSi. “Alhamdulillah puji syukur kehadirat Alloh SWT, putra kedua kami berhasil melalui sidang promosi doctoral istilahnya kalau di Indonesia, dengan lancar, dan putra kami ini sejak S1,S2 hingga S3 di Tokyo Institute of Technology ini terus menerus mendapat beasiswa,” ujar anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) M. Suryo Alam langsung dari Tokodai Jepang dihubungi akurasinews.com via seluler. Rabu (28/03/2018)

Kecerdasan Adiyudha, lanjut M Suryo Alam memang sudah terlihat sejak kecil, dia termasuk anak kutu buku, sangat gemar membaca dan menulis, “Sejak di Raudhatul Athfal, kemudian Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta, SMP Islam Al Azhar, Madrasah Aliyah Boarding School Insan Cendekia Serpong, anaknya memang sangat cerdas, sebelum ke Tokyo Institute sempat diterima di IBU jurusan Elektro,” paparnya.

MEMBAGAKAN : Adi Yudha Sadono diapit kedua orang tuanya H. Mohammad Suryo Alam Ak,MBA dan Hj Gunarsih Tri Riyanti Ak,MSi. usai wisuda di halaman kampus Tokyo Institute of Technology Tokodai Jepang (Istimewa)

Setelah mendapat beasiswa dari Mombusho (Pemerintah Jepang), kata Suryo Alam putra keduanya memutuskan hijrah ke Negeri Sakura, “Sebagai orang tua berpisah dengan anak ya berat, namun ini demi masa depan bangsa dan juga Negara kita, putra kami mendapat kesempatan dari Negara Jepang, kita support penuh, dan Alhamdulillah dia berhasil melalui pendidikan S1 di Tokyo Institute ini lancar,” jelasnya.

Jika pada awal pendidikan di Tokodai mendapat beasiswa Pemerintah Jepang, lain untuk gelar master atau S2, Adiyudha mendapat beasiswa dari Docomo, “Kalau di Indonesia semacam perusahaan telekomunikasi, ya seperti Telkom BUMNnya Indonesia seperti itu kira-kira, untuk gelar masternya dulu” terang DPR-RI dari Daerah Pemilihan Dapil (Dapil) Jawa Timur VIII tersebut.

KELUARGA TELADAN : Adi Yudha Sadono menunjukkan ijazah doctor yang berhasil diraihnya dari Tokyo Institute of Technology diapit kedua orang tuanya H. Mohammad Suryo Alam Ak,MBA dan Hj Gunarsih Tri Riyanti Ak,MSi. serta kakak dan adiknya (Istimewa)

Begitu pula saat menempuh S3, Adiyudha mendapat beasiswa dari Marine Tokyo, “Jadi mulai S1,S2 dan S3, semua mendapat beasiswa, bahkan kemarin ketika wisuda, putra kami diupacarakan dua kali dan juga disebut nama beberapa kali karena termasuk sangat sedikit orang yang mendapat (boleh dikatakan) gelar satu setengah doktor, pertama karena doktor Engineering physical electronic itu termasuk langka, kedua mendapat tambahan setengah doktor lagi (seperti dobel doktor) sebagai Co-Creative Education of Environment and Energy Science, karena penelitian dan tambahan Bidang studi yang digeluti,” tandas M Suryo Alam.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed