oleh

Untuk Kampanye Paslon, KPU Jombang Alokasikan Rp 2,82 Miliar

Jombang – Pasca pembagian Bahan Kampaye (BK) dan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang memasang APK yang sudah di tentukan dibeberapa titik di Kecamatan Jombang.

Jika sebelumnya paslon berjalan tanpa APK, saat ini dilokasi di samping pintu keluar (exit) tol Bandar Kedung Mulyo, beberapa petugas tampak sibuk mendirikan tiga APK berukuran besar, diantaranya paslon nomor satu Mundjidah – Sumrambah, paslon nomor dua Nyono Suharli – Subaidi dan paslon nomor tiga Syafiin – Choirul Anam. Namun petugas tampak kesulitan saat mendirikan APK tersebut, karena tanah yang akan dipasang APK sudah dicor.“Sulit mas, lama dari tadi belum selesai. Karena tanahnya sudah dicor,” keluh salah satu petugas berasal dari Bali yang enggan disebutkan namanya dikonfirmasi awak media, Selasa (27/03/2018).

Seperti diketahui, KPU Jombang sudah menyediakan tiga jenis APK yang mana masing-masing baliho ukuran empat kali enam meter berjumlah lima buah dalam satu Kabupaten dan spanduk berukuran satu setengah kali tujuh meter satu buah untuk setiap desa. Kemudian, untuk umbul-umbul yang dipasang di setiap Kecamatan berukuran 1,15×5 meter dengan jumlah 10 buah.

“Jadi kemarin, kita mulai pemasangan APK baliho di depan pintu masuk tol Bandar Kedung Mulyo, sedangkan untuk umbul-umbul dan spanduk sudah mulai proses pemasangan juga,” kata Komisioner KPU Jombang Fatoni.

Perlu diketahui, KPU mengalokasikan Rp 2,82 miliar untuk kegiatan kampanye. Rincianya, untuk kegiatan debat publik KPU mengagendakan dua kali dengan alokasi anggaran sekitar Rp 300 juta untuk sekali debat publik.

Sementara untuk bahan kampanye paslon, KPU mengalokasikan Rp 1,27 miliar. Sedangkan alokasi Alat Peraga Kampanye (APK) KPU mengalokasikan Rp 846 juta. Terkait dengan penayangan untuk sosialisasi  media sebesar Rp 504 juta.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed