oleh

Sinergitas KPU dan Dispenduk Capil Kawal Pemuthakiran Data Pemilih

Nganjuk- Demi mensukseskan Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk terus melakukan sosialisasi. Sesuai dengan pentahapan, hari ini KPU Nganjuk menggelar sosialisasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang digelar di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Sabtu (07/04/2018)

SAMBUTAN : Ketua KPU Nganjuk Agus Rahman Hakim SH memberikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi DPS di Gedung BLK Nganjuk (Agus Bima)

“Mengenai jumlah DPS untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati menurun jika dibandingkan pada Pileg periode lalu. Sesuai data pada saat Pileg periode kemarin mencapai 874,731 pemilih. Sedangkan untuk saat ini DPS Kabupaten Nganjuk adalah 855,203 pemilih,” ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Nganjuk Muchiyin S.Th.I kepada akurasinews.com Sabtu (07/04/2018)

Penurunan itu, lanjut Muchiyin adalah dampak dari diberlakukannya E-KTP. Selain itu sinergitas antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga menjadi salah satu kunci, “Jadi tidak usah khawatir, Dukcapil menjamin tidak ada KTP ganda, sinergitas antara KPU dan Dukcapil memuthakirkan data pemilih betul-betul dikedepankan,” jelasnya.

UNDANGAN : Peserta sosialisasi DPS yang terdiri dari tim pemenangan ketiga paslon, tokoh masyarakat, tokoh agama dan media mengikuti jalannya sosialisasi DPS (Agus Bima)

Apabila, kata Muchiyin lagi, nantinya ada masyarakat yang belum masuk dalam daftar pemilih padahal memiliki data kependudukan secara syah, tidak perlu khawatir, “ Hak pemilih tidak akan hilang, jangan khawatir, meskipun DPS ini sudah menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap), yang bersangkutan bisa langsung mengurus hak pilih di tempat dimana pemilih tinggal sebagai pemilih tambahan, jadi itu sudah kita antisipasi,” paparnya.

Hingga digelar sosialisasi tadi siang, sebut Muchiyin untuk warga yang memiliki hak pilih, namun belum memiliki E KTP berjumlah 27,765, “Apakah hak pilih mereka hilang, tentu tidak, karena setelah kita lakukan kroscek ke Dukcapil, untuk pemuthakiran semua ada di database Dukcapil. Hanya ada dua nama yang tidak masuk kedalam database dukcapil dan itu sudah kita kroscek ke lokasi dimana pemilih tinggal, keputusannya keduanya kita coret,” terangnya.

GAKKUMDU : Perwakilan Kodim 0810 Nganjuk, Kepolisian Resort Nganjuk, dan Panwaskab Nganjuk turut menghadiri acara sosialisasi DPS yang digelar KPU Nganjuk (Agus Bima)

Kedua pemilih itu adalah Ana Nurdiana warga wilayah Kecamatan Loceret dan Fatimah warga Kecamatan Berbek, “KPU sudah melakukan kroscek ke lapangan dimana kedua nama pemilih tersebut tinggal, namun keduanya memang tidak ada. Sudah keluar wilayah sejak beberapa tahun yang lalu, jika di daerah lain mungkin mencapai ribuan, namun di Nganjuk kita temukan dua nama itu, setelah kita kroscekkan dengan database Dukcapil,” jelas Muchiyin.

Untuk diketahui acara sosialisasi DPS tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Jatim Khoirul Anam, Kepala Bidang Piyak dan Pemanfaatan Data Dukcapil Pemkab Nganjuk Priyono yang keduanya didaulat sebagai pembicara pada acara sosialisasi tersebut, tim pemenangan ketiga paslon cabup cawabup, tokoh masyarakat, tokoh agama dan media. (ADV)

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed