oleh

Curi APK, Warga Kediri Dibekuk Polsek Gudo

Jombang – Sahid Zudi Prasetyo (24) berasal dari Dusun Boro Lor Desa Sumberejo Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri dibekuk petugas gabungan Kepolisian Sektor Gudo dan Panwascam Gudo ketika mencuri Alat Peraga Kampaye (APK) Paslon nomor urut 3 di Desa Krembangan Kecamatan Gudo, Rabu (11/04/2018) pukul 22.30 WIB.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, kami bersama dengan ketua Panwascam Gudo mendatangi lokasi. Ternyata aksi pencurian APK itu masih berlangsung,” ungkap Kepala Kepolisian Sektor Gudo Ajun Komisaris Polisi Yogas kepada awak media, Jumat (13/04/2018).

PANWASKAB : Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Jombang, Nur Khasanuri dikonfirmasi awak media di Kantor Panwaskab Jombang (Saha)

Penangkapan pelaku, kata AKP Yogas, berawal dari informasi yang diterima Polsek Gudo dan Panwascam terkait aksi pencurian APK di Desa Krembangan. Mendapat laporan itu petugas gabungan langsung menuju lokasi. “Untuk jeratan hukumnya kita masih koordinasi dengan pihak terkait apakah murni pidana atau pelanggaran pidana pemilu,” tegasnya.

Dari penangkapan tersebut, turut diamankan barang bukti berupa APK bergambar paslon nomor 3, dengan panjang 7 meter dan lebar 1,5 meter, satu sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nopol AG 5406 EJ. “Alasan pelaku APK itu akan dibuat kandang ternak, tapi ini masih dalam proses pemeriksaan,” paparnya.

Adapun mengenai penindakan yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian pasca penangkapan pencuri APK, AKP Yogas menyampaikan akan melakukan komunikasi dengan KPU Kabupaten Jombang.

Terpisah, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Jombang, Nur Khasanuri menjelaskan bahwa tindak pencurian atau perusakan APK di Kecamatan Gudo memiliki potensi ke arah dugaan tindak pidana pemilu.

“Dari kajian awal penangkapan pelaku pencurian APK ini, kami sudah mengundang Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Hasilnya ranahnya mengarah pada dugaan tindak pidana pemilu,” jelasnya.

Untuk itu, Panwaskab Jombang masih menunggu laporan resmi dari pihak terkait atau yang dirugikan “Secara resmi sebagai bentuk regulasi yang ada di kami (Bawaslu), kita jadikan sebagai bentuk laporan resmi. Karena ini adalah dugaan pidana pemilu, maka kami akan meneruskan ke sentra penindakan hukum terpadu yang ada di Panwaslu Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed