oleh

Tangis Serda Syaifuddin Pecah, Ketika Menyuapi Nenek Paisah   

Nganjuk- “Ribuan kilo, jalan yang kau tempuh, lewati rintang. Demi aku anakmu, ibuku sayang, masih terus berjalan, walau telapak kakimu, penuh darah, penuh nanah,” begitu pegalan bait lagu iwan fals yang hits hingga saat ini.

Sebuah lagu yang menceritakan perjuangan seorang ibu, untuk menghidupi anak-anaknya. Hal itulah mungkin yang dirasakan oleh Serda Syaifudin anggota Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101 Kodim 0810 Nganjuk ketika menyuapi Nenek Paisah warga Dusun Gurit Desa Lengkonglor Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk.

“Sudah lima belas tahun tidak ketemu ibu, beliau di Sumbawa, saya tugas disini, melihat ibu ini (Nenek Paisah,red) saya teringat ibu” kata Serda Syaifudin dengan linangan air mata. Minggu (15/04/2018)

SEDIH : Serda Syaifuddin dengan penuh kasih sayang menyuapi nenek Paisah, anggota Satgas TMMD ke 101 Kodim 0810 Nganjuk begitu telaten menyuapi Nenek Paisah (Satgas TMMD for akurasinews.com)

Sungguh mengharukan, bukan hanya harus siap berdiri di garda depan untuk menjaga wilayah teritorial kedaulatan Negara Kesatuaan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman luar maupun dalam. Sebagai anggota TNI juga harus siap berkorban segalanya, termasuk berpisah dengan keluarga tercinta.

Nenek Paisah (73) tinggal bersama dengan Jaminem (52) anaknya, kemarin siang Jaminem menghubungi Posko Kesehatan Satgas TMMD, kepada Satgas TMMD Jaminem mengatakan jika ibu sakit dan kesulitan jika harus dibawa ke Posko.

“Untuk itu, Satgas kesehatan kita perintahkan menuju rumah Ibu Jaminem, termasuk Serda Syaifudin, untuk memeriksa kondisi kesehatan nenek Paisah,” ujar Perwira Pengawas (Pawas) Posko TMMD Kapten Cba Triatmoko Danramil 0810/18 Ngetos.

PEDULI : Serda Syaifuddin begitu peduli dengan nenek Paisah, warga Dusun Gurit Desa Lengkonglor Ngluyu itu dianggap seperti ibunya sendiri (Satgas TMMD for akurasinews.com)

Begitu melihat kondisi nenek Paisah, lanjut Danramil, petugas kesehatan Satgas TMMD langsung melakukan pemeriksaan, “Nah setelah dilakukan pemeriksaan itulah, Serda Syaifudin menyuapi nenek Paisah, karena teringat ibunya yang ada Sumbawa dan sudah lama tidak ketemu, mungkin karena terharu dan kangen sekali sama ibunya, sampai menangis itu,” jelasnya.

Melihat secara hubungan antara Satgas TMMD ke 101 Kodim 0810 Nganjuk dengan warga Desa lengkonglor Kecamatan Ngluyu menunjukkan, betapa saat ini anggota TNI sudah menunggal bersama dengan warga, para anggota Satgas seolah sudah menjadi bagian dari warga Desa Lengkonglor, “Alhamdulillah, warga menyambut baik program ini, kami semua bersyukur bisa diterima dan membaur bersama warga sejak satu bulan yang lalu sebelum TMMD ke 101 ini resmi dibuka Pak Dandim di awal bulan kemarin,” tutup Kapten Triatmoko.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed