oleh

KPU Nganjuk Gelar Pleno Terbuka Penetapan DPT

Nganjuk – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat pleno terbuka penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Bupati serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di ruang rapat Anjuk Ladang Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Rabu (18/04/2018)

“Hasil pleno penetapan DPT ini langsung kita serahkan kepada perwakilan Panwaslu Nganjuk, tim sukses pasangan calon, dan Dukcapil (Dinas Kependudukan Catatan Sipil) Nganjuk,” ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Nganjuk Muchiyin S.Th.I kepada akurasinews.com Jumat (20/04/2018)
Mengenai hasil rapat pleno terbuka kali ini, kata Muchiyin, KPU menetapkan 848.657 sebagai Daftar Pemilih Tetap untuk Pilgub Jatim dan Pilbup Nganjuk 2018. “Ini kita tetapkan setelah, PPK dan PPS melakukan perbaikan data,” paparnya.

Seperti diketahui, sebelumnya KPU Nganjuk menggelar sosialisasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) ydi Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah Kabupaten Nganjuk. “Mengenai jumlah DPS untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati menurun jika dibandingkan pada Pileg periode lalu. Sesuai data pada saat Pileg periode kemarin mencapai 874,731 pemilih. Sedangkan untuk saat ini DPS Kabupaten Nganjuk adalah 855,203 pemilih,” ungkap Muchiyin S.Th.I

Penurunan itu, lanjut Muchiyin adalah dampak dari diberlakukannya E-KTP. Selain itu sinergitas antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga menjadi salah satu kunci, “Jadi tidak usah khawatir, Dukcapil menjamin tidak ada KTP ganda, sinergitas antara KPU dan Dukcapil memuthakirkan data pemilih betul-betul dikedepankan,” jelasnya.

Apabila, kata Muchiyin lagi, nantinya ada masyarakat yang belum masuk dalam daftar pemilih padahal memiliki data kependudukan secara syah, tidak perlu khawatir, “ Hak pemilih tidak akan hilang, jangan khawatir, meskipun DPS ini sudah menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap), yang bersangkutan bisa langsung mengurus hak pilih di tempat dimana pemilih tinggal sebagai pemilih tambahan, jadi itu sudah kita antisipasi,” paparnya.

Hingga digelar sosialisasi tadi siang, sebut Muchiyin untuk warga yang memiliki hak pilih, namun belum memiliki E KTP berjumlah 27,765, “Apakah hak pilih mereka hilang, tentu tidak, karena setelah kita lakukan kroscek ke Dukcapil, untuk pemuthakiran semua ada di database Dukcapil. Hanya ada dua nama yang tidak masuk kedalam database dukcapil dan itu sudah kita kroscek ke lokasi dimana pemilih tinggal, keputusannya keduanya kita coret,” terangnya.

Kedua pemilih itu adalah Ana Nurdiana warga wilayah Kecamatan Loceret dan Fatimah warga Kecamatan Berbek, “KPU sudah melakukan kroscek ke lapangan dimana kedua nama pemilih tersebut tinggal, namun keduanya memang tidak ada. Sudah keluar wilayah sejak beberapa tahun yang lalu, jika di daerah lain mungkin mencapai ribuan, namun di Nganjuk kita temukan dua nama itu, setelah kita kroscekkan dengan database Dukcapil,” jelas Muchiyin.

Untuk diketahui acara sosialisasi DPS tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Jatim Khoirul Anam, Kepala Bidang Piyak dan Pemanfaatan Data Dukcapil Pemkab Nganjuk Priyono yang keduanya didaulat sebagai pembicara pada acara sosialisasi tersebut, tim pemenangan ketiga paslon cabup cawabup, tokoh masyarakat, tokoh agama dan media. (ADV)

Reporter : Agus Bima

 

Komentar

News Feed