oleh

DED Rampung, Pembangunan Jembatan Ploso Masuk Tahap Pembebasan Lahan

Jombang – Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan detail bangunan Jembatan Ploso telah rampung, untuk saat ini tahapan pembangunan memasuki pembebasan tanah di sisi utara sungai brantas yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Saya baru saja bertemu dengan pak Gubernur bersama-sama dengan Kepala Dinas (Bina Marga Provinsi), ada alokasi anggaran untuk pembebasan lahan di utara sungai brantas, insya Allah 2019 jembatan sudah terbangun dengan baik. Semua sudah selesai,” ungkap Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jombang, Setiajit saat diwawancarai media, Rabu (02/05/2018)

Selain itu, Setiajit menekankan jika nantinya jembatan telah selesai dibangun dan industri akan masuk ke Jombang tetap memperhatikan segi apakah berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan atau tidak. Meskipun sejumlah investor Cina dan Eropa sudah menjalin komunikasi dengannya.

“Banyak investor yang sudah menghubungi saya. Ada dari Cina dan Eropa yang ingin membuka industri elektronik di Jombang. Kita inginnya yang masuk ke Jombang ini sifatnya “soft industry”. Tidak yang berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Dengan masuknya para investor bisa membantu menekan tingkat pengangguran dilingkup kota santri ini. “Sehingga paling tidak mengurangi sebelas hingga dua puluh persen dari pengangguran di Jombang ini,” pungkasnya saat ditemui Akurasinews di Kantor BLK dalam agenda Job Market Fair Jatim 2018, belum lama ini.

Untuk diketahui, Jembataan Ploso menjadi jalur penghubung Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Lamongan dan Tuban. Rencana pembangunan jembatan baru Ploso ini tersendat oleh proses pembasan lahan. Kemudian dilokasi hanya ada tiga tiang pancang yang sudah berdiri sejak sekitar pertengahan tahun 2014.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed