oleh

Jalan ‘Megal Megol’,Hantam Bus Pariwisata, Sopir Bus Mira ‘Bunuh’ Tiga Penumpang

Nganjuk- Kecelakaan maut terjadi di jalan Raya Surabaya-Madiun, tepatnya di Dusun Klinter, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, karena mengemudi dengan ugal-ugalan, megal- megol berusaha mendahului kendaraan lain, Rizki Budi Wicaksono (30) warga RT 05, RW 01, Dusun/Desa Wates, Kecamatan, Campurdarat, Kabupaten Tulung Agung,  sopir bus Antar Kota, Antar Provinsi  (AKAP) Mira S-7217-US, tabrakan dengan Bus Pariwisata, Agam Tungga Jaya AE-7262-UP, yang dikemudikan Yanuar Setiawan (27) asal RT 03, RW 05, Desa Bener Kaligentong, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.

Akibat ulahnya itu, tiga penumpang bus meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka, ketiga penumpang itu adalah Nurhadi (52) warga RT 09 RW 03, Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten. Nganjuk. Fery Indriyasih (26) seorang Ibu rumah tangga asal Jalan Pangsud I/14, RT 03 RW 03, Kelurahan. Mangundikaran, Kecamatan/Kabupaten. Nganjuk, dan Suwarno (37) warga Jalan Melati RT 04, RW 01, Desa Godean, Kecamatan Loceret, Kabupaten. Nganjuk.

“Betul, ada tiga korban meninggal dunia, tujuh luka-luka, untuk yang meninggal itu semua adalah penumpang bus Mira,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Nganjuk Iptu Roni Andres SH, dihubungi akurasinews.com disela-sela melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (12/05) pukul 09.30 WIB

Kecelakaan itu, kata Iptu Roni, berawal dari bus AKAP Mira yang membawa 19 penumpang, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. Sampai lokasi kejadian, tepatnya di sekitar Desa Pelem sekitar Pabrik Jaya Kertas Kertosono, sopir menambah kecepatan berusaha mendahului sejumlah kendaraan lain tanpa memperhatikan arus lalulintas.

Nahas, bersamaan dengan itu dari arah berlawanan, melaju bus pariwisata Agam Tungga Jaya, karena jarak terlalu dekat tabrakan tidak terhindarkan, “Sopir bus Mira ugal-ugalan, dia menggunakan lajur kendaraan lain, tanpa memperhatikan kondisi lalin (lalulintas,red), tabrakan itu murni karena kesalahan sopir bus mira, untuk bus pariwisata tidak ada korban, ada beberapa luka lecet dan semua tadi sudah langsung dioper bus pariwisata yang lain,” paparnya Roni Andreas.

Keseluruhan korban, lanjut Roni Andreas, oleh petugas Unit Laka Lantas dengan dibantu warga dan pengguna jalan langsung diavakuasi dan dilarikan ke RSUD Kertosono guna dilakukan Visum et Repertum, “Langsung kita lakukan evakuasi, tadi juga dibantu warga sekitar dan pengguna jalan, dan kita juga langsung menghubungi para keluarga korban,” jelasnya.

Berikut data korban meninggal dan luka-luka yang berhasil dihimpun Duta.co

  1. Penumpang Bus Mira S-7217-US, Nurhadi (52) warga RT 09 RW 03, Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten. Nganjuk , Meninggal dunia dengan luka pada kepala.
  2. Penumpang Bus Mira S-7217-US, Fery Indriyasih (26) seorang Ibu rumah tangga asal Jalan Pangsud I/14, RT 03 RW 03, Kelurahan. Mangundikaran, Kecamatan/Kabupaten. Nganjuk, meninggal dunia dengan luka pada bagian kepala.
  3. Penumpang Bus Mira S-7217-US, Suwarno (37) warga Jalan Melati RT 04, RW 01, Desa Godean, Kecamatan Loceret, Kabupaten. Nganjuk, mengalami luka pada kepala, meninggal dunia di lokasi kejadian.
  4. Penumpang Bus Mira S-7217-US, Warno (42) warga RT 01, RW 01, Dusun Sumberbendo, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, mengalami luka di bagian tangan kanan, sadar, saat ini masih menjalani perawatan medis
  5. Penumpang Bus Mira S-7217-US, Saji Siswanto (54) warga Dusun Banyuurip, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten, Nganjuk, mengalami luka robek pada pipi kanan, masih menjalani perawatan medis
  6. Penumpang Bus Pariwisata Agam Tungga Jaya AE-7262-UP, Frendolin Andri Susanto (30) seorang Mahasiswa, asal Jalan AR. Saleh No. 32, Jambi, mengalami luka nyeri pada punggung, sadar. Langsung dipulangkan (rawat jalan)
  7. Penumpang Bus Pariwisata Agam Tungga Jaya AE-7262-UP, Phoebe (22) Mahasiswa, asal Jalan Keadilan Raya No. II A, RT 01, RW 04, Tamansari, Jakarta Barat, luka tangan kanan nyeri, (rawat jalan)
  8. Penumpang Bus Pariwisata Agam Tungga Jaya AE-7262-UP, Drs Herry Maridjo, M.Si, (64), seorang PNS, sal RT 02 RW 03, Dusun Ganjuran Manukan, Desa Gondang Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten. Sleman, Jawa Tengah, mengalami luka telapak tangan kanan robek, (rawat jalan)
  9. Penumpang Bus Pariwisata Agam Tungga Jaya AE-7262-UP, Agus Hudoyo (33) warga RT 08, RW 02, Desa Purworejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, mengalami luka memar, langsung pulang (rawat jalan)
  10. Penumpang Bus Pariwisata Agam Tungga Jaya AE-7262-UP, Kevin Ruslim (20) Mahasiswa, asal Jalan Pulau Karam No 70, RT 01, RW 05, Desa Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, mengalami luka kaki kiri (rawat jalan)

Sumber : Satuan Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Nganjuk

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed