oleh

Launcher Girder Roboh, Ganggu Arus Mudik Lebaran

Jombang – Dampak dari robohnya Launcher Girder Tol Soker di atas sungai Afvoer, Bandar Kedung Mulyo diperkirakan bakal mengganggu arus mudik lebaran tahun ini, jika semula tol soker dipersiapkan untuk arus mudik lebaran, namun jika melihat kendala tersebut dimungkinkan tol wilayah Jombang menuju Kabupaten Nganjuk belum dapat difungsikan.

Untuk diketahui, faktor penyebab ambruknya launcher girder tersebut diduga karena faktor cuaca, tiupan angin kencang mengakibatkan kayu penyangga goyang, sehingga rubuh ke arah kiri dan penyangga yang lain juga ikut rubuh.

“Kalau terkait dengan masalah kelalaian atau segala macem, ini masih internal melakukan pemeriksaan, apakah tekniknya sudah sesuai, atau ini karena alat. Karena ini angin agak kencang dan berpangaruh pada alat launcher girder,” jelas Kepala Kepolisian Resort Jombang, Ajun Komisaris Besar Polisi Fadli Widiyanto kepada awak media, Senin (21/5/2018).

Kapolres Jombang menjelaskan adanya keterlambatan jadwal pengerjaan proyek tersebut, dan belum bisa dipastikan arus lebaran bisa menggunakan jalur tol. Semoga pihak pelaksana mengebut dalam mengerjakan proyek tersebut. “Semoga nanti pada saat arus mudik sudah bisa dipakai satu lajur dipergunakan sehingga mengurangi kemacetan arus di wilayah Jombang dan Nganjuk,” tegas AKBP Fadli.

Terpisah, Fajar Amirul Fatah koordinator proyek mengatakan, dampak peristiwa ini, kerugian material dan target untuk dapat dilalui kembali jembatan ini akan menjadi terganggu, mengingat waktu pengerjaannya juga mepet. “Paling tidak pada tanggal dua puluh besok, pemasangan sudah selesai dan tanggal 7 bisa dilewati jalur ini. Paling tidak H-8 (Hari Raya Idul Fitri) pekerjaan ini sudah harus selesai,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Launcher (alat pemasang girder atau jembatan beton) adalah proses pelaksanaan pembangunan jembatan dimana proses pengerjaannya menggunakan sebuah alat sebagai pembantu menyambungkan sambungan jembatan tersebut, sampai proses tersebut menyambung antara sisi yang satu ke sisi selanjutnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

 

Komentar

News Feed