oleh

Era Digital Minat Baca Buku Masyarakat Turun Drastis

Nganjuk- Di era digital seperti sekarang ini, minat baca buku masyarakat secara Nasional khususnya masyarakat se-Bakorwil Bojonegoro turun drastis, berdasarkan survey, hanya 5 persen dari 260 juta penduduk Indonesia yang datang ke perpustakaan untuk membaca

“Faktornya banyak, bisa saja karena bukunya kurang variatif, tempat atau perpusnya kurang bagus, atau mungkin lokasi perpus kota/kabupaten jaraknya cukup jauh, apalagi di era digital ini orang cenderung lebih suka membaca handphone ketimbang buku,” kata Pj Bupati Nganjuk Drs. Sudjono, MM. saat berbincang dengan akurasinews.com Jumat (01/06/2018)

Untuk itu, Pj Bupati meminta agar dinas terkait terus melakukan langkah dan upaya kongkrit agar minat baca masyarakat meningkat, “Faktor-faktor ini tidak boleh menjadikan kita putus asa, justru dinas harus melakukan upaya dan inovasi untuk menaikkan minat baca,” paparnya.

Pj Bupati mencotohkan, beberapa upaya yang dilakukan pemerintah diantaranya, sejak beberapa tahun terakhir didirikan perpustakaan di tiap desa, ditambah mobil perpustakaan keliling, “ Untuk sementara ini salah satu inovasi pemerintah, sehingga mari kita bersama-sama sukseskan program ini,” serunya.

Untuk diketahui, sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah menggelar Rapat Teknis Pendampingan Pengelolaan Perpustakaan Desa/Kelurahan Se-Bakorwil Bojonegoro Tahun 2018 di Ruang Rapat Anjuk Ladang, Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Acara dihadiri oleh Kepala Bakorwil Bojonegoro Budi Priyo Suprayitno, SH., M.Si., Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Drs. Hosto Hendarto, MM. dan diikuti oleh perwakilan dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah juga Kepala Kelurahan se-Bakorwil Bojonegoro.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed