oleh

TPID Diminta Jaga Kestabilan Harga Sembako Selama Ramadhan & Lebaran

Nganjuk- Untuk menjaga kesetabilan harga Sembilan bahan pokok pada bulan Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri (Lebaran) Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Bulog Kediri, dan Disperindag Kabupaten Nganjuk di Ruang Rapat Roro Kuning Pemda Nganjuk belum lama ini.

“Sudah kita upayakan, kita hahas bersama dengan BI dan Bulog, bagimana agar di bulan Ramadhan hingga menjelang lebaran ini harga sembako tidak naik, minimal kita lakukan upaya penekanan agar tetap stabil,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Nganjuk Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si. kepada akurasinews.com

Kenaikan harga bahan pokok, lanjut Hendro bisa menyebabkan kenaikan inflasi dengan begitu akan menyebabkan banyak kerugian, “Meskipun Kabupaten Nganjuk mengalami pertumbuhan ekonomi, menjadi tidak akan berarti kalau inflasi naik,” paparnya.

Kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Hendro berharap, solusi dan inovasi pemecahan masalah kenaikan harga di Ramadhan dan Hari Raya nanti dapat ditemukan.“ Pak Sekda juga sudah menyampaikan agar Tim TPID melakukan pengamatan lapangan terkait harga bahan pokok,” jelasnya.

Setelah melakukan pengamatan, kata Hendro diharapkan TPID mencari solusinya. Misalnya saja memastikan ketersediaan produksi pertanian, bahan pangan pokok, ayam, minyak, beras, hingga telur, “Segera dilaporkan apabila memang ada kejanggalan patokan harga, jika perlu nanti akan dilakukan OP (Operasi Pasar,red)” tambahnya.

Untuk diketahui, tiga narasumber dalam rapat kerja itu diantaranya, Nasrullah dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Kediri, Edison mewakili Bulog Kediri, dan Drs. Indun Agus Hari, MM. pembicara dari Disperindag Kabupaten Nganjuk.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed