oleh

Pencuri Telanjang Berjimat Kain Kafan Dibekuk Polsek Tembelang

Jombang – Asep Sugiarto (50) warga Desa Ciberes Kecamatan Patok Besi Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, harus berbururusan dengan pihak berwajib, buruh proyek itu diketahui membobol toko Murah Jaya milik H Khoiri Anas (63) di Jalan Raya Tembelang, Desa Pesantren ,Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jumat (01/06/2018).

Uniknya, ketika beraksi Asep melakukan dengan telanjang dan hanya memakai jimat selembar kain kafan (mori) yang di pakainya untuk menutupi kemaluannya, dengan harapan aksinya tidak diketahui layaknya makhluk gaib seperti tuyul.

“Pelaku membobol toko itu melalui atap rumah, turunnya tepat di loker uang dan tempat rokok. Uniknya ketika masuk dia hanya memakai kain putih mori supaya tidak kelihatan,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Tembelang, Ajun Komisaris Besar Ismono Hardi kepada akurasinews, Jum’at (01/06/2018).

Aksi pencurian itu, kata AKP Ismono baru diketahui ketika korban bangun tidur, melihat toko acak-acakan dan uang raib, korban melihat rekaman kamera pengintai CCTV (Closed Circuit Television) yang terpasang di toko miliknya.

“Atas kejadian itu, korban melapor ke Mapolsek Tembelang. Menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) termasuk memeriksa rekaman CCTV, dari situ petugas berhasil mengidentifikasi identitas pelaku,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, lanjut AKP Ismono, petugas unit reskrim bergegas melacak keberaadaan pelaku termasuk meminta keterangan saksi-saksi yang dimungkinkan mengenali pelaku. Tidak butuh waktu lama, pelaku berhasil dibekuk. “Dari barang bukti yang kami amankan antara lain sebuah gunting, sebuah tang cabut, sebuah tangga dan masker serta uang tunai tiga ratus ribu rupiah dan enam belas slop rokok berbagai merek,” tegasnya.

Pelaku lansung ditahan, setelah diperiksa dikirim ke Ruang Tahanan Mapolres Jombang. “Pelaku disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, untuk ancaman kurungan penjara maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

 

Komentar

News Feed