oleh

6 Remaja Pelaku Video Viral Terancam 7 Tahun Penjara

Jombang – Enam remaja yang terekam dalam video melakukan penganiayaan dan viral di media sosial di jalan by pass Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, terancam hukuman 7 tahun penjara. Keenam remaja itu dipastikan bakal berlebaran di Ruang Tahanan Kepolisian Resort Jombang.

Keenam pelaku itu diantaranya berinisial MRH (15), AKG (15), MFR (11), MMP (16), dan AM (20) asal Dusun Seblak, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang dan AFAJ (17) asal Dusun Cukir, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Mereka dijerat pasal 80 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang dijunctokan dengan pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Sedangkan kelima korban yang mengalami luka memar diantaranya berinisial LRP (15), YML (17), BSG (14), dan EP (16), warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno. Serta AG (16), warga Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno.

“Kasus ini dipicu masalah cemburu karena salah satu korban berinisial EP dituduh menganggu pacar MRH,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resort Jombang, Ajun Komisaris Polisi Gatot Setyobudi kepada sejumlah awak media saat pers rilis di Gedung Bhayangkara Polres Jombang, Senin (11/06/2018).

Kronologi peristiwa itu, lanjut Gatot berawal dari pelaku MRH yang ingin menyelesaikan masalah dan bertemu EP. Sesampainya dilokasi korban menunggu kedatangan para pelaku yang diduga sebanyak delapan orang.

“Sebelum para pelaku datang, ada dua perempuan yang bernama ND dan BA yang salah satunya adalah pacar dari MRH, saat suasana memanas dan cekcok mulut akhirnya terjadi penganiayaan, seperti yang terekam di video viral itu,” terangnya.

Diketahui, video berdurasi 30 menit berisi pengeroyokan viral di media sosial. Dalam video itu terlihat lima remaja laki-laki duduk di pinggir jalan. Salah satu dari mereka masih mengenakan pakaian sekolah.

Di dekat mereka ada sekitar delapan anak berdiri mengelilingi lima remaja itu. Tidak berselang lama, sejumlah remaja yang berdiri tiba-tiba menendang dan memukul bocah yang sedang duduk. Dua anak yang sebelumnya duduk, sontak berdiri sembari memegangi kepala. Tiga lagi jadi bulan-bulanan.

Akibat perbuatannya, para tersangka kenakan pasal 80 No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak jo pasal 170 KUHP ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Hingga kini dua orang masuk dalam DPO (Daftar pencarian orang) atas kasus penganiayaan video viral itu,” pungkas AKP Gatot.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed