oleh

Alur Ban Tipis, Bus AKDP ‘Disemprit’ Petugas Gabungan

Jombang – Petugas Gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Satlantas Polres Jombang serta Polisi Militer (PM), melakukan pengecekan kelayakan armada angkutan lebaran di terminal Kepuhsari, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dalam operasi kali ini satu bus AKDP ‘disemprit’ petugas dan langsung diminta mengganti ban karena alurnya tipis.

Pantauan akurasinews.com, satu per satu armada bus yang masuk ke terminal diperiksa, petugas meminta sopir bus angkutan kota dalam propinsi (AKDP) maupun angkutan kota antar propinsi (AKAP) untuk menyalakan kelengkapan teknis seperti klakson, lampu sein, fungsi rem dan rem tangan hingga ketebalan alur ban dan juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan serta SIM (surat ijin mengemudi) sopir, STNK dan buku kir.

“Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan mudik lebaran. Jadi, armada bus angkutan lebaran yang mengangkut pemudik harus dicek kelayakannya untuk memberikan rasa aman kepada penumpang,” ungkap Kepala Dishub Jombang, Imam Sudjianto kepada awak media usai pengecekan di terminal bus Jombang, Senin (11/06/2018)

Petugas gabungan menemukan satu bus yang alur atau batik bannya tipis sehingga dianggap tidak layak pakai.  Dan selain soal fungsi teknis bus, para sopir juga diperiksa kesehatannya. “Satu bus ban belakang sisi kiri aus sehingga diminta mengganti saat itu juga. Sesuai aturan kedalaman alur ban kurang dari 1 mili kita minta ganti saat itu juga. Kemudian pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi sopir, apakah sehat atau tidak. Kalau sopir tidak sehat diminta untuk tidak melanjutkan perjalanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Jombang, Ajun Komisaris Polisi Inggal Widya Perdana mengatakan dari sisi penindakan cuman menemukan satu pelanggaran yaitu para supir bus tidak menggunakan kelayakan sabuk pengaman atau biasa disebut sabuk keselamatan.
“Penegakan hukum hanya satu yakni ada sopir tidak menggunakan sabuk keselamatan, dengan adanya agenda ini setiap supir bus tahu bahwa keselamatan penumpang lebih penting, dan mengurangi angka kecelakaan akibat pecah ban atau pun rem blong dan sopir yang terpengaruh miras,” terangnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed