oleh

Nyai Sinta Nuriyah : Perbedaan itu adalah ‘Sunnatullah’

Jombang – Hj Shinta Nuriyah istri dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyempatkan diri datang ke Pondok Pesantren Tebuireng untuk membesuk adik iparnya KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang beberapa bulan terakhir sakit dan sempat menjalanu perawatan medis di Rumah Sakit Malaysia.  Sebelum ke Ponpes Tebuireng, Istri Presiden RI ke -4 ini melakukan buka bersama dengan ratusan warga di Klenteng Hong San Kiong Gudo, Jombang.

Acara buber itu juga menjadi ajang bertemunya 100 pelajar dari empat sekolah berlatar belakang berbeda seperti SD Kristen Petra Jombang, MI Islamiyyah Perak, PAUD Setya Dharma, dan SDN 1 Pare Kediri. Menurut Koordinator Gus Durian Jatim, Aan Anshori, dalam acara itu mereka saling unjuk kebolehan masing-masing, dan Gus Durian sengaja mengundang Bu Nyai Shinta bersama ratusan pelajar untuk memperkenalkan rumah ibadah dan budaya dari masing-masing agama, agar nantinya akan menumbuhkan sensitifitas dan meminimalisir kesalahpahaman.

“Kami ingin multikulturalisme dan toleransi disemai sejak dini melalui institusi pendidikan. Sebab situasi intoleransi di Indonesia semakin mengkhawatirkan,” ujar Aan Anshori saat dihubungi akurasinews, Minggu (10/06/2018).

Sementara itu, Nyai Sinta Nuriyah memberikan pesan akan pentingnya hidup rukun dan saling menghormati satu sama lain. “Perbedaan adalah ‘Sunnatullah’. Indonesia punya banyak keragaman. Tidak boleh saling menghina, apalagi berkonflik,” tutur Nyai Sinta Nuriyah.

Keragaman dalam toleransi memang sangat tampak di acara tersebut. Selain kelompok lintas agama, buka bersama itu juga dihadiri perwakilan Ahmadiyyah, Persatuan Waria Jombang, dan Penghayat Kepercayaan yang tergabung dalam Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia.

Nyai Sinta pun mengajak seluruh undangan menjadikan puasa sebagai sumber kearifan, kejujuran dan kebenaran dalam hidup berbangsa. Istri Gus Dur ini selanjutnya mengajak undangan menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa bersama.

Setelah itu,  Perempuan yang masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia 2018 itu, menjenguk Gus Sholah di Dalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng, Jombang. Terpisah, Mudir Bidang Pembinaan Pondok Pesantren Tebuireng, H Lukman Hakim menerangkan, usai menghadiri buka bersama di Kelenteng Hong San Kiong Gudo Jombang, Ibu Nyai Shinta yang didampingi putrinya, Yenni Wahid juga menyempatkkan berziarah ke makam suami tercinta, Gus Dur dan menjenguk Gus Sholah yang sudah tiba di Ponpes Tebuireng Jombang.

“Ibu Shinta mengira kalau Gus Sholah masih ada di Jakarta. Tadi beliau dikasih tahu sama Gus Billy Wahid bahwa Gus Sholah dan Ibu Nyai Farida sudah tiba di Tebuireng. Kemudian selain berziarah ke Makam Almarhum suaminya (Gus Dur) juga menjeguk Gus Sholah di dalem kesepuhan Ponpes Tebuireng,” terangnya

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed