oleh

Dicopot, Sekretaris DPD Perindo Jombang Berencana Tempuh Jalur Hukum

Jombang- Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Jombang, Drs Medan Amrullah diberhentikan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Pemberhentian itu atas usulan Ketua Partai Perindo Jombang Ahmad Tohari lewat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo Jatim dan diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Pemberhentian itu tertuang dalam surat pemberitahuan yang ditanda tangani oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Taneosoedibjo dengan nomor surat 2215-SK/DPP-PARTAI PERINDO/VI/2018, tertanggal 21 Juni 2018. Pengajuan pergantian pengurus ini dilakukan sejak 28 April 2018. Kemudian dalam surat tersebut, alasan dilakukan pergantian karena sosok Medan Amrullah dinilai tidak dapat menunjukkan sikap kerja sama, sehingga menimbulkan suasana yang tidak kondusif dikalangan internal kepengurusan DPD Partai Perindo Jombang. Akhirnya, atasnama Medan Amrullah kemudian digantikan oleh Yasmiati.

Ditemui dikediamannya, Medan Amrullah mengatakan pergantian ini dirasakannya sarat kepentingan dari Ketua Umum Ahmad Tohari. Hal ini dikarenakan pihaknya baru tahu jabatannya dicopot ketika hendak mengantar berkas ke KPU Jombang.

“Saya baru tahu kemarin sekitar pukul 09.00 WIB kalau jabatan saya dicabut. Saat itu saya mau berangkat ke KPU menemani Ketua Umum Ahmad Tohari menyerahkan berkas bakal calon legislatif (bacaleg). Saya dapat infonya juga tidak secara resmi dan pergantiannya tanpa ada alasan yang jelas serta tidak pernah di ajak bicara masalah ini,” ungkapnya kepada akurasinews di Kediamannya di Desa Jelakombo Kecamatan/Kabupaten Jombang, rabu (18/07/2018) sore.

Medan Amrullah yang akrab disapa Bang Medan ini juga mengaku kaget atas keputusan pelengseran jabatannya dari Sekretaris DPD Partai Perindo Jombang, apalagi beberapa minggu terakhir ia juga sibuk menjadi tim seleksi bacaleg yang maju lewat Perindo. Selain itu, Medan menuding pihak Tohari tidak terbuka dalam masalah perombakan pengurus baru.

Tanpa diketahui olehnya, Hal ini terlihat dari surat keputusan yang diberikan DPP Partai Perindo yang sudah turun hampir sebulan tapi ia mengaku tidak diberi tahu. Sementara dalam setiap rapat Bang Medan juga mengatakan dirinya masih memimpin sebagai sekretaris bersama Ketua DPD Partai Perindo, Achmad Tohari tak pernah mempermasalahkan hal itu.

“Selain sekretaris saya juga tim seleksi bacaleg Partai Perindo, jadi saya tahu secara resmi kalau saya diganti setelah saya lacak ke KPU ternyata SK-nya sudah turun sejak 21 juni 2018. Artinya selama ini saya di bohongi dan ini perbuatan yang tidak menyenangkan, karena setiap rapat saya selalu mimpin rapat sebagai sekretaris,” terangnya.

Digantikannya struktur pengurus tanpa perlu dirapatkan terlebih dahulu oleh Ketua DPD Perindo Jombang. Nantinya Bang Medan berencana membawa permasalahan ini keranah hukum karena dinilai banyak kejanggalan. Terutama alasan yang disebutkan di surat keputusan yang menyebutkan bahwa, Medan Amrullah tak bisa diajak kerjasama.

“Alasan saya tidak bisa bekerjasama itu mengada-ngada yang benar adalah Tohari tidak pernah memfungsikan saya sebagai sekretaris, maka saya memikirkan untuk mempersiapkan menempuh jalur hukum. Sekarang waktu sudah mepet, saya mau menyalurkan hak politik saya terbatas, apalagi saya mau tarik berkas belum di kasih,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Perindo Jombang, Ahmad Tohari saat dihubungi melalui seluler handphone belum menjawab atas terkait menanggapi kasus tersebut.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed