oleh

DPRD Dukung Rencana Alih Fungsi Eks RSUD Kertosono Menjadi RS Narkoba

Nganjuk- Kalangan anggota DPRD Nganjuk mendukung rencana Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk untuk menghibahkan Eks RSUD Kertosono kepada Badan Narkotika Nasional untuk didirikan sebagai Rumah Sakit Pusat rehabilitasi bagi pecandu narkoba atau korban penyalahgunaan Narkoba.

Bersama Forpimda : Kepala BNN Pusat Irjen Heru Winarko (Tengah) bersama Forpimda dan Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Budi Santoso (dua dari kanan) usai meninjau eks RSUD Kertosono (Bima)

Rencana pendirian itu dinilai sangat tepat mengingat Jawa Timur adalah salah satu Propinsi dengan pengguna narkoba yang cukup banyak. “Sangat setuju, apalagi rumah sakit korban narkoba ini pertama kali di Jawa Timur; kalau untuk panti rehabilitasi korban narkoba sudah banyak di Jatim ini,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk M Fauzi Irwana SE kepada akurasinews.com, Selasa (31/07/2018) di eks RSUD Kertosono.

Rencana Alih Fungsi : Kepala BNN, Irjen Heru Winarko didampingi Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Budi Santoso berbincang membahas rencana alih fungsi RSUD Kertosono bersama dengan dari ka-ki : Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta SIK, Wakil Ketua Komisi C M Fauzi Irwana SE, dan Kepala BNN Nganjuk AKBP Agus Irianto (Bima)

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Nganjuk ini akan memberikan dukungan penuh terkait rencana tersebut,”Dengan didirikan Rumah Sakit bagi korban penyalahgunaan narkoba ini kita harapkan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Nganjuk dapat ditekan, tentunya dengan kerjasama yang terus berkelanjutan antara BNN Nganjuk, Forpimda dan seluruh element masyarakat,” paparnya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed