oleh

Hibah Eks RSUD Kertosono ke BNN Masih Proses

Nganjuk – Rencana alih fungsi eks RSUD Kertosono menjadi Rumah Sakit Narkoba atau korban penyalahgunaan narkoba saat ini masih memasuki tahap proses, dari 12 tahapan proses hibah yang harus dilalui saat ini masih dua tahapan.

Tinjau : Kepala BNN Pusat Irjen Heru Winarko meninjau eks RSUD Kertosono yang direncanakan dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit bagi para korban penyalahgunaan narkoba (Bima)

“Jadi dulu pada era Bupati Taufiq memang sudah wacana untuk dihibahkan kepada BNN, untuk proses hibah saat ini masih proses, dari dua belas langkah atau tahapan baru dua ini, tapi itu tidak lama kok, apalagi ini untuk kepentingan umum, segera kita selesaikan,” ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Nganjuk Agoes Soebagjo kepada akurasinews.com, Selasa (31/07/2018) di eks RSUD Kertosono usai bertemu dengan rombongan Kepala BNN Pusat Irjen Heru Winarko.

Berbincang : Kepala BNN, Irjen Heru Winarko didampingi Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Budi Santoso berbincang dengan Forpimda Nganjuk usai meninjau eks RSUD Kertosono (Bima)

Terkait langkah, lanjut Agoes Soebagjo saat ini Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Nganjuk masih menyusun serangkaian dokumen sebagai syarat hibah sesuai dengan perundang-undangan dan aturan yang berlaku, “Jadi ya ditunggu saja, semua masih dalam tahap proses, begitu sudah selesai semua dokumen kita lakukan penandatanganan,” paparnya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed