oleh

Kepala BNN : Target Awal Tahun Eks RSUD Kertosono Difungsikan

Nganjuk – Rencana alih fungsi eks RSUD Kertosono menjadi Rumah Sakit (RS) Narkoba atau rumah sakit rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba ditargetkan awal tahun 2019 sudah mulai beroperasi, untuk itu saat ini BNN terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk terkait dengan rencana hibah tersebut.

Tinjau : Kepala BNN, Irjen Heru Winarko didampingi Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Budi Santoso bersama Forpimda Nganjuk melakukan peninjuan eks RSUD Kertosono yang sejak 6 bulan lalu kosong, peninjauan dilakukan terkait rencana difungsikannya kembali RSUD menjadi RS Narkoba (Bima)

“Target awal tahun eks RSUD Kertosono ini kita fungsikan, kita juga sudah berbincang dengan Pakde Karwo (Gubernur Jawa Timur Soekarwo) terkait rencana ini, dimana di eks Rumah Sakit Umum Kertosono yang ada di Kabupaten Nganjuk ini akan kita kelola sebagai Rumah Sakit korban penyalahgunaan narkoba,” ujar  Kepala BNN Pusat Irjen Heru Winarko kepada akurasinews.com, Selasa (31/07/2018)

Tinjau : Kepala BNN, Irjen Heru Winarko didampingi Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Budi Santoso bersama Forpimda Nganjuk melakukan peninjuan eks RSUD Kertosono yang sejak 6 bulan lalu kosong, peninjauan dilakukan terkait rencana difungsikannya kembali RSUD menjadi RS Narkoba (Bima)

Mengenai kapasitas, Irjen Heru Winarko menjelaskan eks RSUD Kertosono diperkirakan dapat menampung 160 korban penyalahgunaan narkoba untuk mendapat rehabilitasi atau perawatan, “ Pengelolaan eks RSUD Kertosono ini sebagai langkah untuk memberikan standart perawatan atau rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur. Namun begitu BNN tetap akan melakukan sosialisasi pencegahan, maupun pemberantasan itu akan terus dilakukan sesuai tupoksi,” paparnya.

Reporter : Agus Bima   

Komentar

News Feed