oleh

KPU Tetapkan Mundjidah-Sumrambah Sebagai Bupati Terpilih

Jombang – Dalam rapat pleno penetapan hasil pemilihan bupati (Pilbup) Jombang, KPU Jombang, menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Mundjidah Wahab-Sumrambah, menjadi Bupati dan wakil Bupati terpilih hasil pilkada Jombang. Hal itu, dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditentukan, selain itu alasan KPU melakukan penetapan dikarenakan tidak adanya gugatan yang masuk ke MK, terhadap hasil perolehan suara pada pilbup kemarin.

Penetapan : Ketua KPU Jombang, Muhaimin Sofi usai acara penatapan diwawancarai awak media di KPU Jombang, (Saha)

“Sesuai dengan surat MK dan surat KPU RI, tidak ada gugatan apapun dari pasangan calon lain. Sehingga batas maksimal kita setelah register MK, kita lakukan penetapan ini,” ungkap Ketua KPU Jombang, Muhaimin Sofi kepada awak media di KPU Jombang, Kamis (26/07/2018).

Sementara itu, Hj Mundjidah Wahab, sebagai Bupati terpilih, akan melakukan sinkronisasi program kerja yang diusung dalam masa kampanye dengan pemerintahan Jombang saat ini. “Kita akan melakukan sinkronisasi dengan pemerintah kabupaten Jombang, dalam pelaksanaan program kita selama masa kampanye agar bisa terakomodir dan sesuai dengan program pemerintah kabupaten Jombang,” papar Mundjidah.

Terpilih : Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Mundjidah Wahab-Sumrambah dalam rapat pleno penetapan hasil Pemilihan Bupati (Pilbup) Jombang, di KPU Jombang (Saha)

Kemudian, saat ditanya masalah apakah yang akan menjadi prioritas yang akan dilakukan oleh Mundjidah-Sumrambah, usai ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, oleh KPU Jombang.Dihadapan sejumlah awak media, Bu Mun menyatakan bahwa untuk saat ini, pihaknya masih meneruskan masa jabatannya sebagai Plt Bupati Jombang, dan untuk program dalam masa kampanye baru akan direalisasikan pada tahun 2019.”Karena untuk periode kita berdua kan masih 2019, dan sebelum tahun 2019, kita lakukan sinkronisasi dengan pemkab Jombang, untuk disesuaikan, dan akan dilanjutkan nanti pada RPJMD 2019-2024,” terangnya.

Ditanya lebih lanjut, mengenai adakah tim peralihan, pada masa transisi nantinya, Mundjidah menyampaikan, pihaknya tidak membentuk tim peralihan, namun pihaknya akan membuat tim untuk melakukan tugas sinkronisasi program pemerintahan saat ini dengan program pemerintahan selanjutnya. “Tim peralihan ndak ada, cuman tim untuk sinkronisasi ada. Untuk tahun ini masih kita lanjutkan program waktu dengan Pak Nyono, tapi ada satu dua program yang sudah bisa kami sinkronkan, terutama untuk infrastruktur jalan sudah kita sesuaikan. Dan saat ini saya harus menyelesaikan tugas saya sebagai Plt Bupati Jombang terlebih dahulu,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed