oleh

Shalat Gaib Untuk Korban Gempa Lombok

Jombang – Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mengakibatkan puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka, pada Minggu (05/08/2018) malam. Menambah daftar bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Peristiwa ini juga memantik keprihatinan siswa-siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu Misyakat Al Anwar Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, dengan khusyuk ratusan siswa melaksanakan shalat gaib di halaman sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Shalat gaib ini sebagai ungkapan duka bagi saudara kita yang ada di Lombok. Pagi ini saya dapat kabar ada sekitar 80 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka,” ujar Sunandar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum ditemui awak media usai shalat gaib di Halaman SMP-SMA Islam Terpadu Misyakat Al Anwar Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Senin (06/08/2018).

Menurut Sunandar, usai pelaksanan salat gaib, langsung dilanjutkan proses pengumpulan bantuan untuk korban gempa, dalam bantuan tersebut dikumpulkan dari siswa tanpa paksaan dan seikhlasnya. Kemudian, selapas itu, ia juga menyampaikan tausiah tentang makna persaudaraan kepada para siswa.

“Dari kita tadi juga mengumpulkan dana sosial dan mudah-mudahan dapat membantu saudara kita di Lombok. Dan dal tausiah tadi intinya, dengan adanya musibah, bisa mengajarkan kita arti kesabaran,” pungkasnya.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang kawasan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (05/08/2018). Dalam peristiwa itu, ada sekitar 82 orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed