oleh

Suryo Alam : Wisata Religi, Paket Pertama Pariwisata Kota Santri

Jombang – Wisata religi di Kabupaten Jombang selalu menjadi daya tarik wisatawan atau peziarah yang berkunjung ke makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asyari dan makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dengan potensi itu, Kota Santri semakin mendapat perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Menurut Anggota Komisi X DPR-RI, Mohammad Suryo Alam, potensi wisata religi di Kabupaten Jombang sudah mulai dikenal hingga mancanegara. Untuk itu pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk terus melakukan terobosan agar potensi wisata yang ada lebih dikembangkan sehingga kedepan dapat mendongkrak Sumber Pendapatan Daerah (PAD).

Bimtek : Anggota Komisi X DPR-RI, Suryo Alam saat diwawancarai sejumlah awak media usai acara Bimtek di Hotel Yusro, Jombang (Saha)

Selain itu, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut juga menyampaikan, beberapa strategi mengenai pemasaran pariwisata “Pembuatan paket wisata dan rute-rute pariwisata yang ada di Jombang. Jadi dalam Bimtek ini, kita dorong teman-teman membuat paket wisata,” ungkapnya saat berbincang dengan Akurasinews.com usai acara Bimtek penyusunan strategi dan komunikasi pemasaran di Hotel Yusro, jalan Soekarno Hatta Desa Keplaksari Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Senin (17/09/2018).

Tak hanya wisata religi yang dijadikan promosi dalam potensi wisata di Kota Santri, namun banyak objek wisata lain, seperti Kedung Cinet, Sendang Made, Kampoeng Jawi serta air terjun yang ada di Wonosalam dan Destinasi keindahan lahan Taman Pertanian di Banjarsari Jombang.

Cinderamata : Anggota Komisi X DPR-RI, Mohammad Suryo Alam mendapat cindramata pada acara ‘Bimtek Penyusunan Strategi dan Komunikasi Pemasaran’ di Hotel Yusro, Jombang (Saha)

“Yang paling dikenal makam Gus Dur ketika orang datang ke Jombang. Nah kalau orang sudah datang kesitu, lalu mau kemana. Makanya kita dorong untuk bikin paket. Setelah dari makam Gus Dur, ini loh wisata yang harus dikunjungi,” terangnya.

Selain itu, Suryo Alam berharap, agar potensi pariwisata ini bisa dimaksimalkan, supaya para wisatawan bisa berlama-lama menghabiskan waktu liburan di Kabupaten Jombang. “Jombang ini istimewa. Tidak hanya nasional, internasional pun mengenal Jombang. Tinggal bagaimana cara mengemasnya, agar orang ke Jombang tidak hanya ziarah satu dua jam. Tetapi juga menginap untuk berwisata di alam dan lainnya,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed