oleh

Empat Meninggal, Tiga Jamaah Haji Kota Santri Tertahan di Arab Saudi

Jombang – Ribuan jamaah haji asal Kabupaten Jombang yang berangkat ke tanah suci Makkah, akhirnya kembali ke tanah air. Kedatangan para Jemaah langsung disambut Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah.

Pantauan akurasinews.com dilokasi, jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 78 serta 79 dan 80 tiba secara bertahap di pendopo Kabupaten Jombang. Untuk kloter 78 dan 79, tiba terlebih dahulu pada hari Minggu (23/09/2018) malam, kemudian kloter 80 tiba di Pendopo Kabupaten Jombang pukul 19.00 WIB, Senin (24/09/2018).

Kemenag : Abdul Haris Kepala Kemenag Jombang mengatakan, tiga orang jamaah bertahan di tanah suci karena sakit. 4 orang dinyatakan meninggal dunia di tanah suci (Saha)

“Kloter 80 ini yang terakhir kedatangannya, dua kloter sudah datang terlebih dahulu kemarin hari Minggu malam dan Senin dini hari,” ungkap Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Abdul Haris kepada Akurasinews, Senin (24/09/2018) malam.

Kemenag Jombang, Abdul Haris mengatakan, seluruh Jamaah haji tiba semua. Namun ada 3 orang yang kini bertahan di tanah suci karena sakit. Sementara untuk total Jemaah ada 4 orang yang dinyatakan meninggal dunia di tanah suci.

Forkompimda Berdoa : Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab bersama Forkompimda menyambut kedatangan Jemaah haji Kota Santri di Pendopo Kabupaten (Saha)

“Secara keseluruhan ada 4 yang wafat di Arab Saudi dan salah satunya di kloter 80 ada 3 yang tertinggal di sana. Satu orang di diagnose jantung, yang satu lagi Paru-Paru dan satunya sesak nafas,” jelasnya.

Diketahui, Tahun 2018 Kemenag Kabupaten Jombang memberangkatkan 1.117 Calon Jamaah Haji ke tanah suci, hanya 1.114 orang yang bisa berangkat ke tanah suci. Ini karena ada 1 CJH mundur, 1 CJH sakit dan satu 1 CJH meninggal dunia sebelum pemberangkatan.

Tiba di Pendopo : Jemaah Haji dari kloter 80 tiba di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (24/09/2018) malam (Saha)

Saat ini, lanjut Abdul Haris, ada satu Jamaah Haji yang dirawat di RS Haji Sukolilo, Surabaya. Dikarenakan kondisi kesehatannya kurang baik saat hendak naik pesawat. “Ada satu, saat mau naik pesawat, tekanan darahnya drop sehingga sempat menjalani perawatan didalam pesawat. Tapi alhamdulillah, sudah diijinkan pulang dan saat ini dirawat di RSUD Jombang,” terangnya.

Terkait perkembangan Jamaah Haji yang tertinggal di Arab Saudi. Abdul Haris menegaskan, pihaknya selalu melakukan kontak dengan PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) di Arab Saudi untuk memantau kondisi ketiganya.

Sehat : Alhamdulillah, salah satu Jemaah Haji Jombang yang duduk di kursi roda tampak sehat saat tiba di Pendopo Kabupaten Jombang (Saha)

“Soalnya kalau (sakit) paru-paru kalau belum bersih (sehat) belum bisa meninggalkan Arab Saudi. Kalau jantung sudah mengalami perkembangan positif maka bisa cepat kembali ke tanah air. Sedangkan yang sesak nafas, kalau Insya Allah bukan karena paru-paru juga bisa cepat (kembali),” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed