oleh

Sekolah Gelar Razia Ponsel, Polres Nganjuk Bekuk ‘ Aktor’ Video Mesum

Nganjuk – Berawal dari razia ponsel yang dilakukan oleh salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Nganjuk. Petugas Kepolisian Resort Nganjuk berhasil membekuk seorang pemuda berinisial SM (20) warga Kecamatan Prambon.

Pria yang bekerja di salah satu toko agen sembako itu mengaku sebagai ‘aktor’ video mesum dan telah resmi dilaporkan oleh orang tua sebut saja Mawar (16) nama samaran, pelajar asal Kecamatan Gondang, yang sekaligus sebagai ‘aktris’ atau korban video yang sebetulnya untuk koleksi pribadi itu.

Informasi yang berhasil dihimpun akurasinews.com, penangkapan pelaku bermula dari razia ponsel yang digelar oleh organisasi siswa intra sekolah (Osis) dimana Mawar bersekolah.

Sesuai aturan, para peserta didik dilarang membawa ponsel terlebih smart phone. Saat melakukan razia itulah sejumlah anggota osis berhasil mengamankan beberapa ponsel, salah satunya milik Mawar.

Ketika ponsel diserahkan guru Bimbingan dan Konseling (BP) diketahui didalam ponsel Mawar terdapat vidoe mesum dimana pemeran perempuan dalam video itu adalah Mawar sebagai pemilik ponsel.

Diketahui ada dua video mesum yang diperankan oleh Mawar dan pelaku. Mengetahui hal itu, pihak sekolahpun langsung menghubungi orang tua Mawar.

“Pelaku kita tangkap hari Rabu kemarin ketika sedang bekerja di agen sembako Desa Kedungdowo Kecamatan Tanjunganom,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Nganjuk, Ajun Komisaris Polisi Yogi Ardi Kristanto, SH saat pers release. Jumat (16/11/2018).

Jadi, lanjut AKP Yogi, setelah diberitahu pihak sekolah terkait dengan isi Ponsel Mawar, orang tuanya mendatangi rumah pelaku untuk klarifikasi. “Orang tua korban mengajak temannya untuk dijadikan saksi saat ke rumah pelaku,” paparnya.

Dan ternyata, saat diklarifikasi pelaku mengakui jika yang ada di video itu adalah dia bersama Mawar. Tidak terima anaknya disetubuhi serta adegan itu direkam, akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Polres Nganjuk.

“Unit PPA yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku ketika sedang bekerja,” jelasnya

Kepada sejumlah awak media, pelaku mengaku berpacaran dengan Bunga sudah 6 bulan. Selama berpacaran, dia sudah dua kali melakukan adegan layaknya suami istri. “Setiap bersetubuh pasti kami rekam. Saya cinta sama pacar saya,” ucapnya.

Bahkan, kata SM, cintanya kepada pacarnya itu akan dia wujudkan ke jenjang pernikahan, sambil menunggu korban lulus sekolah. “Kami saling suka sama suka, jadi melakukan hubungan itu tidak saling memaksa. Buktinya pacar saya itu mau saya rekam,” katanya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed