oleh

Diduga Palsukan Identitas Kades Tarokan Nikahi Gadis Sukorejo

Nganjuk – Kalau cinta sudah melekat, gula jawa rasa cokelat. Peribahasa itu pas kiranya ditujukan kepada Supadi (39) kepala Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, begitu cintanya dia dengan seorang gadis berinisial DAM asal Dusun Nduwel Desa Sukorejo Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, bapak dua anak ini nekat memalsukan identitas diri, demi untuk mempersunting sang pujaan hati.

“Dari keterangan dan data yang ada, Kades Tarokan bernama Supadi ini menikahi gadis Nduwel Sukorejo Rejoso pada bulan Maret lalu,” kata Agus Musonip tokoh masyarakat Nganjuk yang telah membuat surat pengaduan ke Mapolres Nganjuk terkait dugaan pemalsuan identitas tersebut. Rabu (12/12/2018) kepada akurasinews.com

Dalam surat pengaduan yang ditujukan kepada Kapolres Nganjuk, Ajun Komisaris Besar Polisi Dewa Nyoman Nanta Wiranta SIK itu disebutkan, pada bulan Maret 2018 Supadi yang memiliki istri syah bernama Yatirah dan dikaruniai dua orang anak itu diduga memalsukan data kependudukan dengan mengubah tempat dan tanggal lahir.

” Dia (Supardi,red) diduga memalsukan KTP, dimana pada KTP asli tertulis lahir di Tarokan pada 8 – 11 – 1979 dengan alamat Desa/Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Namun di KTP yang kita duga Palsu menggunakan alamat Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan dengan tanggal lahir 8 – 11 -1989.” paparnya.

Selain itu, pihak Pemerintah Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri juga mengeluarkan surat keterangan bernomor 474.2/15/418.99.02/2018 yang menyatakan jika Supardi belum menikah dan ditanda tangani oleh Kepala Desa Kaliboto bernama Woko lengkap dengan foto Supardi dan stempel desa.

“Jadi yang mengeluarkan surat keterangan belum menikah itu Kades Kaliboto Kecamatan Tarokan bernama Woko, dalam surat keterangan itu tertulis Supadi masih belum kawin, padahalkan sudah punya anak dan istri ,” jelasnya.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis pihak Kepolisian Resort Nganjuk belum berhasil dikonfirmasi terkait pengaduan masyarakat tersebut.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed