oleh

Tukang Rosok Pasar Setono Bethek Dibunuh Kekasih ‘Gelap’

Kediri – Dalam kurun waktu dua minggu Kepolisian Resort Kediri Kota berhasil menangkap dua orang pelaku pembunuhan Sukinem Alias Mentil (75) seorang tukang rosok warga Desa Kembangan RT 02 RW 04 Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, yang ditemukan tewas di kios area Pasar Setono Bethek Kelurahan Setono Pandhe Kecamatan Kota Kediri. Kasus pembunuhan dirilis langsung oleh Kapolres Kediri Kota pada, Kamis (14/02/1019)

Kedua tersangka yang diamankan petugas  itu berinisial DA (26) dan AS (25), keduanya adalah warga Desa Kauman RT 02 RW 02 Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan.

“Dalam press reales, tersangka DA mengaku kenal dengan korban mulai tahun 2013, dan menjalin hubungan asmara. Sebelum kejadian, sekitar pukul  01.00 WIB tersangka mendatangi rumah korban, karena keduanya sudah saling kenal ,maka tersangka langsung mengetuk pintu rumah korban,  setelah dibukakan pintu,tersangka langsung masuk kedalam rumah,” terang Kapolresta Kediri

Menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, penangkapan berawal setelah pihaknya  menerima laporan dari masyarakat tentang ditemukan seorang mayat perempuan di dalam rumah kontrakan. ” Dari identitas KTP,  korban berusia sekitar 75 tahun,dilaporkan kepada petugas  Pada 28 Januari 2019 laporan diterima sekira pukul 16.00 WIB setelah ashar” paparnya.

Selanjutnya tim penyidik melakukan olah TKP , dan dalam waktu kurang lebih dua minggu berhasil mengamankan dua tersangka, pada tanggal 13 februari 2019 pelaku berhasil diamankan ” Penangkapan sekitar pukul 03.03 WIB di rumah masing-masing ” jelas Kapolres

Di TKP, lanjut Kapolres tim penyidik mengamankan sejumlah barang bukti milik korban diantaranya kerudung warna merah muda/ kain stagen warna hitam, tali kain warna putih, kain bathik/ jarit, KTP A.n. Sukinem.

Sementara dari tangan tersangka DA polisi menyita uang tunai Rp. 17.000,- (uang sisa hasil pencurian), sepeda motor yamaha mio warna merah, dan bukti pembelian perhiasan emas 2 Lembar.

Modus DA yang semula memiliki niat mengambil (mencuri) barang milik korban, mengajak temannya yakni AS untuk mengantar ke Pasar Setono Bethek dengan sepeda sepeda motor.

Begitu bertemu korban, di pasar tersebut mereka (pelaku dan korban) sempat berhubungan badan. Setelah melakukan hubungan intim itulah pekaku mencekik dan menyumpal mulut korban menggunakan kain kerudung.

Tidak hanya itu pelaku juga mengikat tangan korban dengan kain stagen, sampai korban tewas. Pelaku kemudian melepas perhiasan emas berupa cincin dan gelang yang dikenakan korban.

Dalam aksinya pelaku DA juga mengambil uang sejumlah Rp. 1.600.000,- dan surat emas yang disimpan di ujung stagen yang masih dikenakan korban. Barang hasil kejahatan kemudian dibagi berdua dengan pelaku AS.

Pelaku dijerat pasal 339 KUHP Subs Pasal 338 KUHP atau pasal 365 ayat (3) KUHP. Dengan ancam hukuman pidana penjara seumur hidup.

Reporter : Rianto

Editor : Agus Karyono

Komentar

News Feed