oleh

Hasil Uji Tanah, Kandungan Hara Organik Rendah, Perlu Pemupukan Petroganik Lebih Masif

Nganjuk – Salah satu faktor tidak seimbanganya ketersediaan unsur hara dalam tanah, adalah pemupukan nitrogen atau kimia yang berlebih. Saat ini petani pada umumnya, khususnya wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur belum secara maksimal mengaplikasikan pemupukan berimbang karena lebih condong dengan pupuk nitrogen atau kimia secara berlebihan. Namun masih enggan menggunakan pupuk organik yang notabene sangat penting untuk tanah dan pertumbuhan tanaman.

Pertemuan : Temu tehnis dengan kelompok tani dan kios pupuk dalam rangka uji kesuburan tanah demi meningkatkan produktivitas pertanian yang digelar oleh Mitra dan distributor Petroganik di Kabupaten Nganjuk  (Istimewa)

Akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebih, saat dilakukan uji tanah di wilayah Kecamatan Ngetos dan Berbek Kabupaten Nganjuk, diketahui kandungan hara organik menjadi rendah dan harus segera dilakukan pemupukan organik lebih masif lagi sehingga unsur hara organik yang dibutuhkan tanaman kembali stabil.

“Di dua wilayah Kecamatan, yakni Ngetos dan Berbek kita adakan temu tehnis dengan kelompok tani dan kios pupuk  dalam rangka uji kesuburan tanah demi meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus sosialisasi tentang pentingnya penggunaan petroganik, karena hasil uji dari mobil uji tanah PT Petrokimia, unsur hara organik di dua wilayah kecamatan ini rendah dan perlu dilakukan pemupukan dengan petroganik lebih masif lagi,” ungkap Hardi Subani dari PT Hutomo Putra selaku mitra Petronganik di Kabupaten Nganjuk, Kamis (04/04/2019)

Pertemuan : Temu tehnis dengan kelompok tani dan kios pupuk dalam rangka uji kesuburan tanah demi meningkatkan produktivitas pertanian yang digelar oleh Mitra dan distributor Petroganik di Kabupaten Nganjuk  (Istimewa)

Dengan pertemuan ini, lanjut Hardi Subani diharapkan petani lebih mengerti pentingnya pengunaan petroganik pada tanaman, “Pertemuan kita lakukan beberapa hari kemarin mas, dan akan terus kita lakukan sosialisasi kepada seluruh petani di wilayah kecamatan lain, dengan sosialisasi ini kita berharap kedepan petani lebih mengerti pentingnya unsur hara organik untuk tanah dan tanaman,” paparnya.

Seperti diketahui, PT Petrokimia Gresik beberapa tahun lalu telah meluncurkan Mobil Uji Tanah yang bermanfaat untuk menguji tingkat kesuburan tanah, sehingga bisa mempermudah petani dalam memberikan pemupukan di setiap bidang tanah.

MUT : Mobil Uji Tanah PT Petrokimia Gresik untuk menentukan kebutuhan pupuk pada tanaman sekaligus mengetahui kandungan unsur hara pada tanah (Istimewa)

“Untuk fungsinya, mobil ini merupakan sarana untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, sehingga petani mengetahui kandungan apa saja yang ada didalam tanahnya, sehingga semakin mempermudah pemupukan,” jelas Hidayat salah satu tiem uji tanah PT Petromikia Gresik.

Untuk hasil uji, lanjut Hidayat, di dua wilayah Kecamatan di Kabupaten Nganjuk, seperti disampaikan membutuhkan petroganik lebih massif lagi, karena unsur kimia lebih tinggi dan ini perlu diseimbangkan, “Perlu dilakukan  pemupukan organik lebih masif lagi, untuk menyeimbangkan kondisi tanah. Sehingga tanah tetap subur dan berimbang kandungan haranya,” katanya.

Reporter  : Agus Bima

Editor      : Agus Karyono

Komentar

News Feed