oleh

Sejarah, Budaya, Kuliner dan Wisata di Kabupaten Nganjuk

Nganjuk – Kabupaten Nganjuk memiliki beragam kebudayaan, makanan khas hingga puluhan wisata alam yang memiliki view sangat menarik. Jika alur sejarah, kabupaten yang dulu bernama bernama Anjuk Ladang yang dalam bahasa Jawa Kuno berarti Tanah Kemenangan atau Tanah Perdikan itu berangkat dari keberadaan Kabupaten Berbek di bawah kepemimpinan Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo ke I.

Digali dari berbagai sumber sejarah diketahui bahwa, disekitar tahun 929 M, di Nganjuk, tepatnya di Desa Candirejo Kecamatan Loceret, telah terjadi pertempuran hebat antara prajurit Pu Sendok, yang pada waktu itu bergelar Mahamantri I Hino (Panglima Perang) melawan bala tentara Kerajaan Melayu atau Sriwijaya.

Sebelumnya pada setiap pertempuran, mulai dari pesisir Jawa sebelah barat hingga Jawa Tengah kemenangan senantiasa ada dipihak bala tentara Melayu. Kemudian pada pertempuran berikutnya, di daerah Nganjuk, bala prajurit Pu Sendok memperoleh kemenangan yang gilang gemilang.

Sedudo : Destinasi wisata alam yang telah menjadi icon Anjuk Ladang, terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Berjarak sekitar 30 KM arah selatan Kota Nganjuk. Berada pada ketinggian 1.438 meter diatas permukaan air laut (dpl), ketinggian air terjun ini sekitar 105 meter. Tempat wisata ini memiliki fasilitas yang cukup baik, dan jalur transportasi yang mudah diakses (Tiem Liputan)

Kemenangan ini tidak lain karena Pu Sendok mendapat dukungan penuh dari rakyat desa-desa sekitarnya. Berkat keberhasilan dalam pertempuran tersebut, Pu Sendok dinobatkan menjadi Raja dengan gelar Sri Maharaja Pu Sendok Sri Isanawikrama Dharmatunggadewa.

Kurang lebih delapan tahun kemudian, Sri Maharaja Pu Sendok tergugah hatinya untuk mendirikan sebuah tugu kemenangan atau Jayastamba dan sebuah Candi atau Jayamerta. Dan terhadap masyarakat desa sekitar candi, karena jasa- jasanya didalam membantu pertempuran, oleh Pu Sendok diberi hadiah sebagai desa perdikan atau desa bebas pajak dengan status sima swatantra Anjuk Ladang

Anjuk berarti tinggi, atau dalam arti simbolis adalah, mendapat kemenangan yang gilang gemilang, Ladang berarti tanah atau daratan. Sejalan dengan perkembangan zaman kemudian berkembang menjadi daerah yang lebih luas dan tidak hanya seke­dar sebagai sebuah desa. Sedangkan perubahan kata “Anjuk ” menjadi Nganjuk, karena proses bahasa, atau merupakan hasil proses perubahan morfhologi bahasa, yang menjadi ciri khas dan struktural bahasa Jawa.

Mega Wisata Seloprak : Salah satu destinasi wisata Kabupaten Nganjuk yag terletak di Dusun Seloguno Desa Perning Kecamatan Jatikalen. Beragam wahana ditawarkan wisata alam di Lereng Pegunungan Kendeng tersebut (Bima)

Kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di sisi utara, Kabupaten Jombang di sisi timur, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ponorogo di sisi selatan, serta Kabupaten Madiun di sisi barat tersebut memiliki beragam kebudayaan, diantaranya Tari Mung Dhe, Tari Salepok, Wayang Timplong, Jaranan dan Nyadran.

Selain itu, Nganjuk juga dikenal dengan berbagai macam kuliner yang menjadi ciri khasnya, diantaranya ndumblek, nasi becek, nasi pecel, nasi tumpang, krupuk upil atau krupuk bakar, onde-onde njeblos, dan kolak roti yang hingga saat ini sangat mudah didapat.

Selain beragam kebudayaan dan makanan khas serta memiliki cerita sejarah panjang, Kabupaten Nganjuk juga memiliki puluhan destinisasi wisata yang memukau. Puluhan destinasi wisata kini menjadi icon baru di Kabupaten Nganjuk bermunculan, diantaranya, Mega Wisata Selopark Perning Jatikalen Nganjuk. Coban Unut di Kaki Gunung Wilis.

Ndumblek : Makanan khas Nganjuk yang rasanya manis terbungkus pelepah jambe ini diproduksi oleh warga Dusun Ngemplak Desa Sambong Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk (Istimewa)

Air Merambat Roro Kuning Bajulan Loceret, Air Terjun Sedudo dan Singo Kromo serta wisata Watu Lawang yang ketiganya berada di kawasan Hutan Ngliman Sawahan. Goa dan Grojokan Putri dalam hutan Sambikerep Rejoso, Wisata Alam Bukit Salju Dusun Salam Judeg, Desa Blongko, Ngetos. Grojokan Duwur, Sumbermiri Lengkong. Air Terjun Sumber Manik area Ladang Blongko Ngetos.

Air Terjun Pring Jowo, Blongko, Kepel Ngetos. Candi Ngetos. Air Terjun Coban Tretes di Desa Klodan, Ngetos. Waduk Oro-oro Ombo Ngetos. Monumen dr Soetomo di Ngepeh Loceret. Air Terjun Gedangan di Desa Ngliman Sahawan. Pemandian Air Panas Banyu Biru Desa Gondang Wetan Jatikalen. Air Terjun Sri Gunting di Ngliman Sawahan. Candi Lor di Desa Candirejo Loceret.

Bukit Watu Songgong di Desa Margopatut Sawahan. Embung Cekdam di Dusun Puh Tulis Desa Suru Kecamatan Ngetos, Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL) Ploso, dan Klenteng Hok Yoe Kiong di Sukomoro. Puluhan destinasi wisata tersebut menjadi memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Demikian sejarah ringkas, kebudayaan, makanan khas hingga destinasi wisata Kabupaten Nganjuk yang dirangkum pewarta media ini dari berbagai sumber.

Reporter  : Agus Bima

Reporter  : Agus Karyono

 

Komentar

News Feed