oleh

Banjir, ‘Lumpuhkan’ Aktivitas Kota Santri

Jombang – Lagi-lagi bencana banjir tak ujung usai, seiring curah hujan yang cukup tinggi menguyur di wilayah Kabupaten Jombang. Kali ini, banjir terjadi di Kecamatan Perak yang mengakibatkan sejumlah fasilitas umum seperti pasar tradisional dan sekolah dasar terpaksa harus terhenti.

Pantauan awak media dilokasi pada Jum’at (12/4/2019), terlihat kondisi SDN 2 Perak yang berlokasi di Desa/Kecamatan Perak ini tergenang banjir mencapai pinggang orang dewasa yang hampir setinggi satu meter. Tak hanya itu, karena banjir aktivitas di sekolah ini tampak sepi dalam proses belajar mengajar, tak heran ada beberapa siswa tak berseragam terlihat bermain air (berenang) yang telah mengenangi halaman sekolahnya.

Menurut salah satu guru pengajar di SDN 2 Perak, Mujiati (45), sekolahnya digenangi banjir sejak hari Kamis (11/4/2019) sore. Karena kondisi itu, aktivitas belajar mengajar terpaksa harus diliburkan karena semua ruang kelas telah terendam air.

“Anak-anak hari ini kita suruh belajar di rumah. Kalau nanti sudah surut, besok murid-murid mulai masuk sekolah lagi,” kata Mujiati saat diwawancarai awak media di sekolah, Jumat (12/4/2019) pagi.

Selain itu, fasilitas umum lainnya seperti pasar tradisional perak yang berlokasi di Jalan Raya Perak, juga ikut terdampak banjir. Meskipun banjir sudah terlihat surut hingga 20 sentimeter, namun sejumlah kios pedang masih tampak tutup. Dan sebagian pedang nampak sibuk membersihkan kios dari lumpur dan sisa-sisa air banjir.

Menurut Sri Wahyuni (35), salah seorang pedagang pakaian mengungkapkan, banjir yang menggenangi pasar perak ini mengakibatkan kerugian. Betapa tidak, air yang memasuki kiosnya merusak sebagian dagangannya.

“Semua barang yang di bawah basah mas. Baju-baju semua ini mas. Ya kira-kira rugi 5 jutaan mas,” keluhnya.

Sementara itu, menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, banjir mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIB kemarin.

“Ini banjir luapan dari sungai Gude Ploso. Intensitas hujan saat itu cukup deras,” terang Kasi Kesiapsiagaan BPBD Jombang, Gunadi saat dihubungi awak media.

Gunadi juga menjelaskan, banjir pada hari Kamis (11/4/2019) kemarin itu telah melanda sejumlah desa di dua Kecamatan. Yakni, Kecamatan Perak, banjir melanda Desa Perak, Desa Sumberagung, dan DesaSukorejo dan di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, banjir terjadi di Desa Kayen dan Desa Tinggar.”Ketinggian variatif, mulai 10-100 sentimeter,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rahman

Editor      : Agus Karyono

Komentar

News Feed