oleh

Pemberangkatan Haji 2019, 30 CJH Jombang Mengundurkan Diri

Jombang – Sebanyak 30 Calon Jamaah Haji (CJH) di Kabupaten Jombang dinyatakan telah mengundurkan diri. Pengunduran diri disebabkan alasan seperti ingin jadwal keberangkatannya para CJH ini bersama anggota keluarga dan lain sebagainya.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Jombang, Mochamad Salim Basawad, hingga pada batas akhir waktu pelunasan biaya haji tahap II pada Jumat (10/05/2019) kemarin. Selain 30 CJH, ada dua orang juga sedang mengikuti observasi kesehatan, apabila nantinya hasilnya dinyatakan berangkat atau Istito’ah maka mereka akan menjalani tahapan lanjutan seperti para CJH lainnya hingga waktu keberangkatan ke tanah suci yang diprediksi akan jatuh pada bulan Juli 2019 nanti.

Pengunduran Diri CJH : Kasi Haji dan Umroh Kemenag Jombang, Moch Salim Basawad menjelaskan sebanyak 30 Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Jombang mengundurkan diri (Saha)

“Kalau seminggu yang akan datang itu tidak, ya tidak bisa berangkat, namanya tidak Istito’ah. Namun untuk para CJH yang telah mengundurkan diri karena banyak faktor, diantaranya karena ingin bergabung dengan anggota keluarga, misalnya ingin bersama suaminya ataupun saudaranya,” ungkap Kasi Haji dan Umroh Kemenag Jombang, Moch Salim Basawad saat ditemui awak media di kantor Kemenag Jombang, Selasa (14/5/2019).

Lebih lanjut, Moch Salim menambahkan, sesudah para CJH melakukan pelunasan biaya haji tahap II. Pihak Kemenag Jombang kini tengah menyelesaikan kuota tambahan sebesar 10 persen serta menyelesaikan kuota pendampingan dan penggabungan. “Alhamdulillah sekarang lagi proses, tinggal untuk menyelesaikan paspor dan lain sebagainya terkait masalah biometrik,” terangnya.

Sementara dari data Kemenag Jombang, total keseluruhan CJH pada tahun 2019 sebanyak 1.024 calon jamaah haji dari Jombang dan dari jumlah tersebut juga sudah termasuk penambahan kuota 10 persen dari Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Jombang. “Itu sudah termasuk tambahan (kuota 10 persen). Kalau yang semula itu kan 964. Itu ada yang mutasi keluar, ada juga yang mutasi masuk, sehingga sekarang itu, berjumlah 1.024,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Editor     : Agus Karyono

 

 

 

.

Komentar

News Feed