oleh

Unhasy Tebuireng Dapat Bantuan Peralatan Laboratorium dari Sucofindo

Jombang – Fakultas Teknik Universitas KH Hasyim Asy’ari (UNHASY) Tebuireng, Jombang mendapatkan bantuan berupa peralatan laboratorium dari salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang Pemeriksaan, Pengawasan, Pengujian, dan Pengkajian yakni PT Sucofindo. Bentuk apresiasi ini memang dalam rangka mengembangkan mahasiswa-mahasiswi untuk dapat mengikuti pelajaran di kurikulum yang ada di kampus.

Bantuan ini merupakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sucofindo tahun 2018. Menurut Direktur Utama (Dirut) Sucofindo, Bachder Djohan Buddin, sebelumnya pihaknya telah bertemu dengan Rektor UNHASY yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) dan dia menjanjikan akan memberikan bantuan peralatan ke Kampus berupa alat-alat laboratorium di fakultas teknik UNHASY demi pengembangan mahasiswa bila setelah lulus kuliah dapat bergerak dalam bidang Pemeriksaan, Pengawasan, Pengujian, dan Pengkajian

“Penyerahan CSR PT Sucofindo pastinya tetap selalu menawarkan setiap saat untuk bisa membantu (UNHASY), selama Gus Sholah yang memimpin. Bentuk apresiasi kita berupa peralatan laboratorium ini salah satunya mereka (mahasiswa) dapat mengikuti praktek pelajaran di kurikulum Fakultas Teknik,” kata Direktur Utama (Dirut) Sucofindo, Bachder Djohan Buddin saat diwawancarai akurasinews di Unhasy usai penyerahan bantuan CSR, Kamis (16/5/2019).

Sementara itu, dalam sambutan Gus Sholah mengucapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Direksi PT Sucofindo yang telah memberikan bantuan peralatan laboratorium untuk Fakultas Tekhnik Unhasy. Kemudian, Pengasuh Ponpes Tebuireng ini juga menceritakan berdirinya Unhasy yang berdiri pada tahun 2013 yang lalu dan saat ini setelah Gus Sholah menjabat menjadi Rektor, mahasiswa Unhasy mencapai tiga ribuan .

“Jadi (sekarang) mencapai usia ke-6. Dulu akhir tahun 60-an didirikan sebagai Universitas Hasyim As’yari, tapi tahun 90-an dirubah menjadi Institut Keislaman Hasyim Asy’ari (IKAHA). Baru tahun 2011 saya diangkat sebagai rektor, dibantu oleh Prof Haris dan Pak Muksin, mencoba meningkatkan IKAHA menjadi UNHASY, alhamdulillah pada tahun 2013 disetujui menjadi universitas saat itu jumlah mahasiswanya masih sekitar 1300 orang, namun saat ini mencapai tiga ribu dan Insya Allah tahun depan bulan September ini, mungkin mendekati 3.500 mahasiswa yang masuk di Unhasy,” ungkap Gus Sholah.

Selain itu, Sebagai Dekan Fakultas Teknik Sipil Unhasy Tebuireng, Dwi Riyanto menerangkan bantuan peralatan laboratorium dari CSR PT Sucofindo tersebut bernilai 100 Juta Rupiah. Dengan adanya bantuan ini, yang sebelumnya Fakultas Teknik tidak memiliki peralatan laboratorium, akhirnya saat ini para mahasiswa memiliki peralatan untuk mencetak paving.

“Bantuan item peralatan ini sangat membantu mahasiswa teknik, dalam menguji tekan beton, kemudian untuk keausan paving-paving, atau tes berikutnya atupun untuk laboratorium beton khususnya. Jadi alat cetak paving sudah ada, kemudian sekarang untuk menguji kekuatannya sudah ada, menjadi lengkap. Sehingga kita tahu kualitas paving itu seperti apa, dengan begitu bantuan dari CSR PT Sucofindo sangat membantu para mahasiswa Fakultas Teknik,” terangnya.

Reporter : Taufiqur Rahman

Komentar

News Feed