oleh

Ketua DPRD Apresiasi Perolehan WTP ke 6 Untuk Kabupaten Jombang

Jombang – Rapat sidang paripurna DPRD Kabupaten Jombang, dengan agenda penyampaian nota penjelasan Bupati Jombang tentang rancangan peraturan daerah (raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2018.

Pada sidang tersebut, Ketua DPRD Jombang, Joko Triono berikan apresiasi atas perolehan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian yang diberikan oleh BPK RI kepada Pemkab Jombang, untuk yang ke 6 kalinya. Sebelumnya pihaknya telah menerima Laporan Hasil

Pertanggungjawaban (LHP) yang intinya dari hasil itu Jombang dapat WTP, jadi bila Pemkab mendapatkan penghargaan ini artinya ini pertanggungjawaban yang paling bagus di tahun 2018.

“Dewan sangat apresiasi sekali atas penghargaan WTP. DPRD juga akan melakukan serangkaian rapat paripurna selama 4 kali dibulan Ramadhan, yakni pertama paripurna nota pertanggungjawaban, kemudian dilanjutkan pandangan umum fraksi-fraksi dan pada tanggal 24 itu kalau tidak ada pergeseran waktunya jawaban dan baru pendapat akhir nanti tanggal 31, rencananya seperti itu,” jelas Joko Triono saat ditemui akurasinews.com di gedung DPRD Jombang, Senin (20/5/2019).

Politisi PDIP ini mengatakan, rapat seperti ini sudah menjadi agenda rapat rutin yang dilakukan setiap tahunnya, dan sekaligus untuk mengetahui sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) anggaran tahun 2018. Dan untuk agenda pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK) berdasarkan silpa tahun anggaran 2018, memang sengaja dipercepat dan sekaligus ditentukan oleh anggota dewan periode saat ini.

“Setelah ini kan baru kita bisa tau silpa berapa APBD, sehingga untuk PAK akan kita lakukan dengan dewan yang saat ini, kalau menunggu dewan yang baru untuk melakukan PAK. Sedangkan untuk dewan baru pelantikannya baru sekitar tanggal 24 Agustus, belum lagi mereka nanti juga memikirkan terkait tentang alat kelengkapan, termasuk komisi, pimpinan, banggar, baleg, BK dan sebagainya hingga estimasi bulan 10 itu baru selesai, sedangkan November sudah harus membahas APBD tahun anggaran 2020,” terangnya.

Menurut Ketua DPRD juga menyampaikan bahwa, hal itu bertujuan agar anggaran silpa tersebut tak hangus, bila menunggu pelantikan anggota DPRD hasil pemilu 2019, pastinya akan butuh waktu lama lagi, padahal jadwal rapat dewan juga sangat padat juga.

“Oleh sebab itu biasa di akhir masa jabatan, untuk PAK mesti dilakukan oleh DPRD yang lama, supaya untuk bisa dibelanjakan, dan kalau gak dibelanjakan silpa ini bisa hangus,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menerangkan bahwa, agenda rapat paripurna kali ini memang adalah agenda nota penjelasan pertanggungjawaban anggaran tahun 2018. Jadi bila proses ini telah selesai akan muncul berapa silpanya.

“Ini adalah proses dan kalau sudah selesai kita akan mengetahui untuk silpa nya, dan langsung bisa dilanjuutkan dengan rapat selanjutnya, yakni rapat perubahan anggaran (PAK),” pungkas Bu Mun.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed