oleh

Main Petasan Spirtus, Siswa SD Terbakar

Jombang – Mainan petasan spirtus rakitan yang selalu keluar pada bulan puasa memakan korban seorang bocah sekolah dasar yang berasal dari Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang sekujur tubuhnya mengalami luka bakar akibat bermain petasan kaleng berbentuk botol diberi spirtus meledak dibajunya, Sabtu (1/6/2019)

Informasi yang dihimpun akurasinews.com, siswa SD putra pasangan suami istri, Heru (39) dan Rahmawati (38) tersebut bernama Irham Kurniansyah (9) ini, ketika sedang bermain petasan kaleng bersama dengan tiga rekan sebayanya di sekitaran Mushola Baiturrahman Jogoloyo, sekitar pukul 09.00 WIB, disaat dinyalakan tiba-tiba petasan meledak hingga spirtus menyambar pakaian yang dikenakan korban.

Mengetahui hal itu, warga setempat langsung melarikan korban ke Puskesmas Miagan Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Menurut keterangan salah satu tetangga korban Budianto saat mengantar korban ke puskesmas mengatakan, orang tua korban sewaktu anaknya dibawa ke puskesmas tidak ada dirumah.

Untuk kejadiannya tidak tau persis, ia langsung berinisiatif melarikan korban ke Puskesmas Miagan sebelum terkena infeksi karena hampir sekujur tubuhnya mengalami luka bakar.

“Tidak tahu kenapa tiba-tiba meletus dan spiritus mengenai celana korban dan terbakar. Sebenarnya lukanya tipis mas, karena takut infeksi korban langsung dilarikan ke puskesmas,” ucap Budianto saat diwawancarai awak media di Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Sementara itu, petugas perawat Puskesmas Miagan, Afris mengungkapkan, bahwa korban sudah diberikan penangan medis. Tubuh korban mengalami luka bakar hingga 50 persen.

“Tadi sudah dirawat luka bakarnya, lalu diberikan salep. Setelah itu dirawat inap di sini untuk memantau kondisi lukanya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Sumobito, Ajun Komisaris Polisi M Agus menjelaskan petugas Polsek sudah mengamankan barang bukti bekas petasan kaleng itu berupa botol rakitan dari minuman yang diberi spirtus, dan atas kejadian ini polisi masih melakukan menyelidikan

“Temuan sementara anggota di lapangan, korban main petasan dari botol rakitan sendiri dari bekas minuman kayak Sprite atau Fanta. Dikasih spiritus jadi meledak. Kita juga menghimbau kepada warga untuk tidak menyalakan petasan itu karena berbahaya terutama kepada anak kecil,” terangnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed