oleh

Ini Hasil Temuan Bawaslu Jombang Dalam Pengawasan Pemilu 2019

Jombang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang telah selesai menangani persoalan di semua tahapan dari tahap kampanye hingga proses rekapitulasi sepanjang tahapan pemilu 2019

Dari data hasil pengawasan pemilu 2019 yang disampaikan Ketua Bawaslu Jombang, Ahmad Udi Masjkur beserta para anggota komisioner lainnya saat menggelar Media Gathering bersama puluhan awak media di ruang pojok pengawasan kantor Bawaslu Jombang.

Dikatakan hasil tersebut, mulai tahapan masa kampanye berhasil menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) sebanyak 1.785 dari total APK terpasang sebanyak 18.626. sedangkan di massa tenang, ada 11.842 APK yang ditertibkan. Sedangkan di tahap pemungutan suara, pihak Bawaslu berupaya untuk memaksimalkan pengawasan hingga di tingkat TPS dengan membentuk 4.299 Pengawas TPS untuk mengawasi masing-masing TPS.

“Proses pengawasan saat pemungutan suara hasil pengawasan baik, tidak terjadi pemungutan suara ulang di Jombang,” ungkap Ketua Bawaslu Jombang, Ahmad Udi Masjkur kepada awak media usai acara di ruang pojok pengawasan kantor Bawaslu Jombang, Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Jelakombo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Kamis (13/6/2019).

Sementara, dari hasil pengawasan rekapitulasi perolehan suara pemilu 2019 di 21 kecamatan atau di 4.299 TPS , terdapat 97 TPS yang melakukan proses buka kotak suara, dan 70 TPS dilakukan hitung ulang. Menurut Udi Masjkur juga memaparkan, mengenai penanganan pelanggaran selama pemilu 2019, Bawaslu Jombang telah meregister 530 dugaan pelanggaran yang terdiri dari 529 temuan dan 1 laporan.

“Jumlah TPS buka kotak ketika rekapitulasi perolehan suara, terbanyak di Kecamatan Mojowarno yakni 32 TPS. Sedangkan jumlah TPS hitung ulang ketika rekapitulasi perolehan suara, tercatat Kecamatan Diwek terbanyak sejumlah 23 TPS. Kemudian untuk penanganan pelanggaran, administrasi putusan ada 2, administrasi r7ekomendasi ada 524, dan 4 penanganan pelanggaran lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Jombang juga menambahkan ada beberapa sejumlah sengketa proses yang terjadi pada pemilu 2019 di Kabupaten Jombang. Ada 4 sengketa pada tahapan pencalonan, dan telah menghasilkan 4 putusan.

“Hasil penyelesaian sengketa, ada 3 putusan kesepakatan mediasi, dan 1 putusan gugurnya permohonan. Proses mediasi dan ajudikasi sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2019 tentang perubahan ketiga atas peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2017 tentang tata cara penyelesaian sengketa proses pemilu,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed