oleh

‘Ninja’ Pembunuh Wanita Berhijab Dibekuk Polsek Pare

Kediri – Kepolisian Sektor Pare berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban, Binti Nafiah ( 39) perempuan Berjilbab warga Desa Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri meninggal dunia setelah setahun kejadian berlalu. Pengungkapan perkara tersebut, Sabtu, (21/06/2019) dirilis ke media.

SR (40) warga Pulosari Kelurahan/ Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur pelaku dalam perkara tersebut berhasil diamankan setelah kepergok warga mengukang tindak pidana di wilayah Desa Tertek Kecamatan Pare belum lama ini.

Kepala Kepolisian Sektor Pare AKP Mustakim, SH mengatakan, bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi karena aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku dipergoki korban. Hingga akhirnya pelaku memukulkan sebuah linggis ke Kepala korban bagian belakang.

Kejadian pencurian yang disertai kekerasan hingga membuat korban meninggal dunia tersebut terjadi pada Sabtu (09/06/2018) sekitar pukul 03.39 WIB. Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku sesuai keterangan yang diberikan oleh petugas dari hasil penyidikan, saat kejadian pelaku melakukan pencurian dengan cara memasuki pintu rumah belakang dan mencongkel dengan alat berupa linggis kecil dan kemudian mengambil sebuah dompet perempuan warna coklat dg isi uang Rp 1.800.000,-

Kemudian dompet tersebut oleh pelaku dibawa keluar serta diambil uangnya semua dan dompetnya dibuang di belakang rumah. Selanjutnya pelaku masuk lagi mengambil sebuah dompet warna biru berisi gelang emas milik korban serta uang recehan sekutar Rp 5.000,-. Aksi pelaku kemudian diketahui oleh korban/dihalangi.

Karena panik, kemudian dengan membawa alat linggis kecil pelaku menyerang korban dengan cara menusuk dan  mengayunkan linggis ke arah kepala belakang bagian bawah sebelah kiri (sekitar bawah telinga kiri) hingga korban tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pelaku meninggalkan TKP sambil membawa barang hasil kejahatannya.

Polisi yang saat itu mendapat laporan langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan. Kemudian selang setahun baru perkara pidana tersebut berhasil diungkap setelah pelaku melakukan tindak pidana di wilayah yang tidak jauh dari lokasi kejadian yang awal dan dipergoki warga hingga tertangkap.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas diantaranya sebuah linggis, sebuah penutup kepala cadar warna hitam, Sebuah kaos lengan panjang warna hitam. Dua buah dompet warna coklat dan Biru, Sebuah daster dan Sebuah Jilbab atau kerudung. Atas perbuatannya, maka pelaku dijerat pasal 338 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara

Reporter : Rianto 

Komentar

News Feed