oleh

Zonasi PPDB Langgar HAM & Kerdilkan Prestasi Siswa

Nganjuk – Sistem Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di berbagai wilayah tanah air khususnya Jawa Timur dan Nganjuk menuai protes dari para wali murid.

Protes para wali murid itu membanjiri laman dunia maya terutama facebook. Para wargane memprotes kebijakan kementerian pendidikan yang menerapkan sistem zonasi tersebut.

Seperti halnya para wali murid, Marhaen Jumadi Wakil Bupati Nganjuk menilai sistem zonasi untuk PPDB tahun 2019 kali ini dinilai melanggar Hak Asasi Manusi (HAM) dan mengkerdilkan prestasi para peserta didik.

“Kalau berdasarkan zonasi kenapa harus ada Unas, menurut saya zonasi ini melanggar HAM dan mengkerdilkan prestasi seseorang,” jelas Marhaen Jumadi

Untuk itu, Kang Marhaen sapaan akrab orang nomor dua di Kabupaten Nganjuk tersebut berharap, Kementerian Pendidikan kembali mengkaji ulang aturan zonasi tersebut, ” Kalau zonasi saran saya enam puluh empat puluh, empat puluh untuk zonasi enam puluh untuk prestasi dan nilai,” jelasnya

Reporter : Agus Bima

Editot : Agus Karyono

Komentar

News Feed