oleh

40 Tahun Permata CAI LDII Jombang, Tingkatkan Peran Pemuda Membangun Bangsa

Jombang – Ribuan peserta dari berbagai daerah mulai dari sabang sampai merauke berkumpul dalam acara kegiatan Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) Tahun 2019 di Bumi Perkemahan Kosambi Wojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Senin (1/7/2019).

Kegiatan Permata CAI yang diikuti sebanyak dua ribu dari santri Pondok Pesantren Gadingmangu, Jombang beserta para alumni yang berasal dari seluruh Indonesia serta luar negeri ini, dilaksanakan mulai dari tanggal 1 hingga 4 Juli 2019 secara resmi di buka langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah mewakili Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab. Dan mengundang Pemateri dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang diwakilkan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim, Hudiyono.

Dalam pertemuan akbar Permata CAI 2019 dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jombang ini juga memiliki tema yang manarik. Yaitu, meningkatkan peran pemuda dalam membangun bangsa, melalui pemberdayaan sumber daya manusia profesional religius, menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan mengedepankan motto yakni, rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah, mujhid muzhid. Tentunya agar para anak muda lebih mengenalkan pola pikir Indonesia.

Menurut Ketua Panitia Kegiatan Permata CAI, Didik, acara yang diadakannya ini sebagai sumbangsih membentuk karakter pemuda Indonesia. Tidak terpengaruh dengan budaya asing, penyalahgunaan narkoba dan berpedoman bahwa kewirausahaan wajib dimiliki oleh generasi muda kita.

“Menjadi manusia yang berharga bagi nusa, bangsa dan keluarga,” ungkap Didik kepada akurasinews di Permata CAI 2019 di Bumi Perkemahan Kosambi Wojo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Senin (1/7/2019) sore.

Disamping itu, Didik menambahkan, acara yang digelar selama 4 hari ini, juga memiliki serangkaia kegiatan diantaranya Bhakti Sosial pengecoran jalan menuju lokasi acara di Bumi Perkemahan Kosambi Wojo dan membagikan sembako kepada warga setempat sebanyak 460 paket.

Selain itu, pihak panitia juga menyelenggarakan off road serta pementasan budaya santri dan membuat pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) sebanyak 170 stand yang mayoritas dari para pedagang di wilayah Jombang.

“Dengan membuat serangkain kegiatan itu. Timbul dengan adanya kebersamaan, kerukunan, dan menghidupkan kembali pola pikir Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Jatim, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jatim, Hudiyono mengatakan, kegiatan perkemahan seperti ini memang memberikan menfaat edukasi luar biasa dan juga berharap generasi muda LDII juga bisa menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

“Kalau pemerintah tidak turun, campur tangan, tidak hadir akan menjadikan tidak optimal,” tegas Hudiyono yang juga selaku Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemprov Jatim.

Lebih lanjut, Hudiyono juga menyampaikan, sumbangsih dari LDII sangat luar biasa dari segi keagamaan, pendidikan, dan terutama mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jatim.

“Pemprov akan memberikan suport kepada organisasi-organisasi karena pemerintah tidak bisa apa-apa tanpa ada pergerakan di lapangan. Dengan begitu, kuatkan dan gerakan ekonomi di basic LDII,” pungkasnya

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed