oleh

Suryo Alam Sebut Ponpes Masuk dalam Destinasi Wisata Kota Santri

Jombang – Dengan membangunan potensi strategi pariwisata, kota santri selalu mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pusat beserta Anggota Komisi X DPR-RI saat mengelar acara ‘Sosialisasi Pemasaran Pariwisata’ di Hotel Yusro, Jombang, Selasa (6/8/2019)

Diikuti puluhan pelaku destinasi wisata Jombang sejak pukul 09.00 WIB, pada sosialisasi ini nampak menghadirkan narasumber antara lain, Kepala Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan dan Sertifikasi Kompetensi, Widyaiswara Ahli Madya beserta Kementrian Pariwisata, Heri Hermawan dan Anggota Komisi X DPR-RI, Mohammad Suryo Alam. Serta Kepala Dinas Olahraga dan Pariwisata Jombang, Hadi Siswaji bersama dinas terkait.

Menurut Anggota Komisi X DPR-RI, Mohammad Suryo Alam, tujuan kegiatan kali ini, memang sengaja diadakan di Jombang karena kota santri ini banyak sekali destinasi wisata, bahkan bisa dibilang menjadi kota pariwisata. Sebab banyak ribuan orang datang kesini tak hanya para peziarah saja yang hadir, tapi ribuan pendatang dari luar kota yang memondokkan putra putri disetiap tahunnya itu bisa sebagai wisatawan nusantara.

“Moments ini belum termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat atau Pemerintah DaerahJombang, sebagai kota yang sudah sebagai kota wisata, tetapi kehidupan masyarakat itu belum bisa memanfaatkan ini sebagai potensi yang bisa meningkatkan sektor pariwisata,” ungkap Suryo Alam kepada akurasinews,com usai acara dilokasi.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut juga mengatakan, sejauh ini perhatian kementerian pariwisata sudah bersinergi dengan dinas terkait dalam pelestarian wisata di Jombang. Dengan adanya komitmen yang kuat demi memajukan pariwisata, pastinya para investor bisa datang mengembangkan potensi ataupun membuat destinasi wisata baru di kota santri.

“Saya kira tadi dari kepala dinas sudah ada komitmen untuk memajukan pariwisata, dalam peningkatan tentang adanya DAK.  Kemudian ada rencana mempersiapkan infrastruktur agar infestor bisa datang ke Jombang. Dari kami optimis sekali, pastinya pariwisata Jombang kedepan akan lebih maju,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Porapar Jombang, Hadi Siswaji menyampaikan, dari dinas sangat mendukung sekali dalam langkah percepatan pengembangan pariwisata di Kabupaten Jombang, karena untuk membangun pariwisata itu harus bersinergi baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten, jadi diperlukan, pihak ke tiga investor dalam rangka percepatan pembangunan tersebut. Pihaknya juga menjelaskan tim percepatan pariwisata itu terdiri dari konsultan, ada dinas terkait yang masih dalam tahapan rencana pembentukan.

“Kedepan mulai tahun ini, InsyaAllah infastruktur menuju destinasi wisata yang terutama di Wonosalam sudah diawali dengan pembangunan jalan, semoga sudah dianggarkan dan itu bakalan akan berkelanjutan pelebaran jalan menuju Wonosalam,” terangnya.

Dipaparkan Hadi Siswaji, selain wisata wonosalam, pihak dinas sudah berencana akan menghidupkan kembali taman keplaksari yang nanti bisa berubah menjadi obyek wisata baru di Kota Santri. Tugas Disporapar selain mengakomodir sektor wisata, pihaknya juga memfasilitasi bagaimana pariwisata bisa tumbuh kembang, disamping wisata milik pemerintah daerah atau desa ataupun milik perorangan, sehingga pelaku usaha di pariwisata bisa bermanfaat bagi masyarakat dilingkungannya.

“Saya yakin dan optimis bisa membuat destinasi wisata baru di Jombang. Tetapi untuk perubahan taman keplaksari dan kebonratu, nantinya dari tim percepatan pembangunan pariwisata akan menjadikan taman tersebut  menjadi satu kesatuan sebagai taman perdamaian. Adanya taman itu juga bisa mengangkat Jombang secara global,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed