oleh

67 Peserta Tumbang Saat Upacara HUT ke-74 di Alun-alun Jombang

Jombang – Ditengah pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia yang bertempat di lapangan Alun-Alun Kabupaten Jombang, pada Sabtu (17/8/2019). Puluhan peserta upacara perempuan mendadak jatuh pingsan mengalami kelelahan, karena tidak kuat berdiri lama di bawah terik matahari.

Pantauan pewarta media ini di lokasi, berselang baru beberapa menit upacara dimulai, terlihat satu persatu peserta tumbang tak sadarkan diri ditandu petugas Palang Merah Indonesia (PMI) ke tenda evakuasi tempat peristirahatan, dan sesegera mungkin para peserta yang mengalami jatuh pingsan langsung diberikan pertolongan pertama oleh petugas perawat dari Puskesmas Desa Pulo Lor.

“Tidak kuatnya peserta pelajar ini kemungkinan sewaktu berangkat pagi kesini mereka tidak sarapan terlebih dahulu di rumah dan ditambah lagi faktor fisik perempuan yang biasanya datang bulan, terkadang kelelahan tidak kuat terlalu lama di terik matahari sampai akhirnya pingsan,” ujar Rizki Rantauna, Petugas Perawat P3K dari Puskesmas Pulo Lor Jombang, saat ditemui seusai upacara.

Rizki juga mengatakan, di upacara kemerdekaan tahun ini para peserta ditangani lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Sampai berakhirnya upacara tadi, ada sekitar 67 peserta yang mendapatkan bantuan saat dievakuasi, dengan rincian 60 peserta alami kelelahan diantaranya ada orang 10 dari ASN dan 7 siswi SMP serta SMA yang mengalami jatuh pingsan.

“Untuk penanganan dari kita hanya mempersiapkan pertolongan awal saja, mungkin dehidrasi kita berikan minum. Bagi yang pingsan penanganannya tadi, kita kendorkan ikat pinggang (sabuk) serta melepas sepatunya dan dikasih minyak putih, kalau mereka nyeri mual kita juga persiapan obat-obatan pertolongan pertama saja,” terangnya.

Amanda Kartika, Salah satu siswi yang jatuh pingsan mengaku, padahal sewaktu pagi tadi sudah sarapan, tetapi sewaktu berlangsung proses upacara kepala merasa pusing dan tiba-tiba mata kelihatan hitam begitu saja dan sudah berada di tenda.

“Kalau upacara sering pusing dan tidak kuat berdiri terlalu lama di bawah panas terik matahari,” pungkas siswi kelas X, MAN 8 Jombang.

Meski para peserta mengalami kelelahan dan jatuh pingsan, acara pengibaran bendera yang di pimpin oleh Inspektur Upacara Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab  tetap berlangsung dengan khidmat hingga tuntas.

Reporter : Taufiqur Rachman

 

 

 

Komentar

News Feed